Kampar, Gontornews — Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) serentak menyelenggarakan Ujian Tulis Semester Pertama selama 15 hari, Kamis (30/9/21) – Kamis (14/10/21). Begitu juga di PMDG Kampus 7 Putri di Rimbo Panjang, Tambang, Kampar, Riau. Wakil Pengasuh al-Ustadz Drs. Muhammad Ma’ruf Chumaidi menyempaikan pesan, bahwa ujian ini merupakan sebuah kesyukuran. Karena di usia belia seperti anak-anak ini masih diberikan kesempatan oleh Allah mendapatkan bagian dari Jihad dalam menuntut ilmu.
“Di saat begini, kamu diuji perasaanmu, tentang keluargamu, tentang orang tuamu. Di saat begini, kamu masih berada di dalam lingkungan pesantren. Sangat bersyukur Allah memberikan kesempatan ini untuk anak-anak berjihad menuntut Ilmu Lillah,” pesannya dalam pembukaan ujian tulis, Kamis lalu(30/9)
Al Ustadz Khasbi Elmaliki selaku Guru di Pondok Gontor Putri 7 menerangkan bahwa ujian selama 15 hari ini terbagi menjadi 12 hari masa ujian aktif, 2 hari Jum’at, dan 1 hari libur. jumlah materi yang diujikan dalam setiap harinya maksimal 3 pelajaran dengan durasi waktu selama 90 menit.
“Pengawas ujian tulis ini melibatkan guru-guru KMI dan siswi kelas 6, setiap ruangan paling tidak diawasi oleh 2-3 guru KMI dan 2 siswi kelas 6 jadi total 4-5 orang yang mengawasi dalam satu ruangan,” terang Ustadz Khasbi Elmaliki selaku Guru di Pondok Gontor Putri 7.
Ustadz Khasbi menambahkan selama ujian berlangsung, ada beberapa tugas diserahkan kepada kelas 6 seperti, piket malam, piket rayon, dan pembantu panitia. Bagi siswi yang sakit di pondok atau Rumah Sakit (RS), tetap harus mengikuti ujian di Bagian Kesehatan atau RS tempat dia dirawat.
“Di Gontor tidak mengenal ujian susulan dengan alasan apapun. Hal ini bertujuan agar sakralitas nilai-nilai ujian tetap terjaga dan bertahan,” tambah Ustadz Maliki.


















