Odesa, Gontornews — Pada hari Senin (21/3), pihak berwenang di kota pelabuhan Laut Hitam, Odesa, mengatakan bahwa beberapa rumah warga sipil rusak dalam serangan oleh pasukan Rusia. Dewan kota mengatakan api akibat serangan itu dengan cepat dipadamkan, dan tidak ada korban jiwa.
“Kami tidak akan meninggalkan Odesa dan kami akan berjuang untuk kota kami,” kata Walikota Hennady Trukhanov saat mengunjungi daerah pemukiman yang tampaknya telah dihantam peluru.
Odesa, di Ukraina barat tidak jauh dari perbatasan dengan Moldova, sejauh ini telah terhindar dari kehancuran konflik.
Jam Malam di Kyiv
Walikota Kyiv, ibukota Ukraina, Β Vitaliy Klitschko memberlakukan jam malam baru pada Senin yang akan berlaku mulai Senin malam hingga Rabu pagi.
βJam malam akan dimulai pukul 8:00 malam (1800 GMT) dan berlangsung hingga pukul 7:00 (0500 GMT) pada 23 Maret,” tulisnya di Telegram sebagaimana dikutip dw.com.
Kota itu memberlakukan jam malam beberapa hari sebagai sarana untuk mengidentifikasi penyabot Rusia yang menurut pihak berwenang sedang berkeliaran di kota.[]






















