pesanan-baju-kaos
29 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Monday, 19 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Inpirasi Sirah

Ummu Habibah, Dipinang Rasulullah karena Menjaga Islam

Fathur Roji by Fathur Roji
18 October 2018
in Sirah
0
Ummu Habibah, Dipinang Rasulullah karena Menjaga Islam

Abu Sufyan Shakh bin Harb, nama yang tak asing lagi di kalangan kaum Quraisy karena sikapnya yang menentang Rasulullah saat berdakwah di Mekkah. Abu Sufyan sosok pembesar sekaligus bangsawan Quraisy yang memiliki kedudukan, kebesaran, dan pengaruh luar biasa di tengah kaumnya.

Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tampil dengan membawa agama yang sempurna, nama Abu Sufyan tercatat sebagai salah satu pemimpin Quraisy yang sangat membenci Islam. Dia gunakan kekuasaan untuk memberikan tekanan bahkan siksaan kepada Rasulullah  dan para sahabatnya agar mereka kembali kepada agama nenek moyang.

Tekanan Abu Sufyan tehadap segelintir umat Islam saat itu, tak meneguhkan mereka untuk berpaling ke agama selain Islam. Bahkan Allah punya rencana indah dengan hadirnya putri Abu Sufyan yang justru memporak-porandakan kebesaran namanya ketika sang putri meninggalkan agama berhala dan terang-terangan menyatakan keislaman dan keimanannya.

Dialah Ummu Habibah Ramlah binti Abu Sufyan Al-Qurasyiyyah, putri Abu Sufyan yang berani meninggalkan sesembahan ayah dan kaumnya lantas memilih agama Allah ketika kebenaran telah tampak di hadapan matanya dan hidayah Allah  telah menerangi relung hatinya.

BACA JUGA

Doa Abu Hurairah dan Ibunya

Abu Umamah, Kisah Sahabat yang Diberi Susu Oleh Allah

Zubair Bin Awwam, Sahabat yang Ahli Pedang dalam Peperangan

Ath-Thufail bin Amru ad-Dausi Pintu Hidayah Kabilah Daus

Asma’ binti Abu Bakar Shahabiyah Rasulullah Pemilik Julukan Dzaatin Nithaqain

Tidak hanya itu, kenyataan pahit harus kembali diterima Abu Sufyan ketika menantunya, Ubaidillah bin Jahsy Al-Asadi, ikut menjadi pengikut Muhammad, musuh besarnya selama ini. Semua itu menjadi pukulan berat bagi Abu Sufyan.

Segala upaya dia kerahkan untuk membawa putri dan menantunya kembali kepada ajaran nenek moyangnya, tetapi usahanya sama sekali tidak membuahkan hasil. Ummu Habibah sedikitpun tidak bergeming dari prinsipnya, keimanan yang telah terhunjam di dalam hatinya tidak mampu dicabut dan digoyahkan dengan kekuatan serta badai kemarahan sang ayah.



Kemurkaan Abu Sufyan kepada putri dan menantunya membuat orang-orang Quraisy ikut menunjukkan kebencian kepada keduanya. Mereka mulai melancarkan gangguan, siksaan, dan penindasan kepada keduanya. Hingga tiba saatnya Allah  dan Rasul-Nya  memberikan izin kepada kaum Muslimin untuk hijrah menuju Habasyah.

Ummu Habibah dan suaminya ikut masuk dalam barisan kaum Muslimin yang hijrah. Mereka meninggalkan Mekkah dan pergi menuju Habasyah, negeri asing di seberang untuk menyelamatkan agama dan keimanan mereka.

Suatu malam, ketika Ummu Habibah telah terlelap di atas pembaringan, dia bermimpi melihat suaminya, Ubaidillah bin Jahsy, dalam keadaan dan rupa yang amat buruk. Ummu Habbibah terbangun dengan perasaan terguncang dan khawatir. Dia menyimpan mimpi buruknya dan tidak menceritakannya kepada siapapun termasuk suaminya. Keesokan harinya, apa yang dia khawatirkan menjadi kenyataan.

Suaminya keluar dari Islam dan menjadi seorang Nasrani. Suami yang dicintainya, suami yang menemaninya berjuang mempertahankan agama, dan suami yang bersamanya melewati masa-masa mencekam di Mekkah hingga sampai pada suasana aman di Habasyah.

Inilah cobaan yang Allah tetapkan untuk Ummu Habibah. Sebuah cobaan yang tidak pernah terlintas dalam benaknya dan sebuah cobaan yang tegar dihadapinya selain orang yang hatinya subur dengan keimanan dan penuh keyakinan.

Ummu Habibah merasakan dilematis dengan kondisi yang menimpanya. Ada tiga pilihan hidup di hadapannya: menjalani hidup bersama sang suami dengan melepaskan keislamannya seraya menyandang kehinaan di dunia dan di akhirat, mempertahankan prinsipnya dengan tetap tinggal di Habasyah dalam keadaan terasing tanpa kerabat dan keluarga, atau memilih kembali ke Mekkah menjadi putri bangsawan yang tinggal di dalam ‘istana’ di bawah naungan sang ayah, tetapi hidup dalam keadaan terjajah agamanya.

Namun Ummu Habibah bertekad untuk tetap tinggal di Habasyah menjalani hidup dalam keterasingan demi mempertahankan agamanya, dengan senantiasa berharap suatu saat nanti Allah akan memberikan kemudahan bagi urusannya, dan mendatangkan kelapangan dari sisi-Nya.

Suatu hari datanglah budak wanita utusan Najasy (penguasa Habasyah) membawa kabar yang tidak terduga. Budak wanita itu mengatakan bahwa Rasulullah telah mengirim surat kepada Raja Najasy yang di dalamnya berisi keinginan Rasul untuk melamar Ummu Habibah, sekaligus menunjuk Najasy sebagai wakil beliau dalam melaksanakan akad nikah di Habasyah.

Perasaan Ummu Habibah serasa melayang mendengar berita ini, hingga dengan serta-merta, dia lepaskan perhiasan yang dia kenakan saat itu dan memberikan semua perhiasannya kepada budak wanita yang memberi berita gembira ini.

Persiapan pernikahan segera dilakukan hingga tiba di hari yang telah dinantikan. Semua sahabat yang hijrah berkumpul menyaksikan akad pernikahan Rasulullah dan Ummu Habibah. Najasy menyerahkan mahar sebesar empat ratus dinar. Mahar itu kemudian diterima oleh Kholid bin Sa’id bin Al-Ash, wakil Ummu Habibah dalam akad pernikahan ini.

Setelah akad nikah ini, Ummu Habibah tetap tinggal di Habasyah. Hingga pada tahun ke-6 Hijriah, sang pengantin kembali ke Madinah, bertemu dengan kekasih yang dirindukannya, Rasulullah Muhammad.

Ummu Habibah, senantiasa mendampingi Rasulullah hingga beliau wafat. Dan pada tahun 44 Hijriah, pada masa Khalifah Mu’awiyah binti Abi Sufyan. Allah memanggil ruh wanita mulia ini kembali ke sisi-Nya. [Fathurroji]

 

Tags: ummu habibah
Share100Tweet62Send
Previous Post

Pola Asuh Menentukan Perilaku Antisosial Anak

Next Post

PM Al-Istiqomah Ngatabaru Palu Jadi Kamp Pengungsian

Fathur Roji

Fathur Roji

Jurnalis, Web Content, Penulis Buku Biografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

13 October 2026
Pandemi Covid-19 Sebabkan Defisit Masa Belajar Siswa

Strategi Menanamkan Akidah Islam Melalui Pembiasaan Ibadah pada Anak Tingkat SD/MI

18 October 2026
Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

0
Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

0
Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

0
Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

0
masjid si pitung

Masjid Al Alam Marunda, Saksi Sejarah Islam di Pesisir Jakarta Utara

0
Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

18 October 2026
Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

18 October 2026
Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

18 October 2026
masjid si pitung

Masjid Al Alam Marunda, Saksi Sejarah Islam di Pesisir Jakarta Utara

18 October 2026
Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

18 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result