Dubai, Gontornews — Pemerintah Uni Emirat Arab mengonfirmasi satu keluarga asal Wuhan Cina terinfeksi virus korona Wuhan, Rabu (29/1). UEA menjadi negara pertama di Timur Tengah yang mengonfirmasi penyebaran virus korona asal Wuhan di wilayahnya.
Sebagaimana diketahui, UEA merupakan pusat transportasi udara utama di dunia. Dubai menempati peringkat ketiga sebagai bandara tersibuk dunia dengan maskapai penerbangan Emirates sebagai maskotnya.
Meski demikian, belum jelas berapa banyak anggota keluarga yang terinfeksi virus yang membunuh 132 orang di Wuhan tersebut. Otoritas kesehatan bahkan masih memeriksa apakah keluarga tersebut terinfeksi sejak di Hubei atau ketika tiba di UEA.
Kementerian Kesehatan serta biro komunikasi Pemerintah belum bersedia untuk memberikan komentar lebih lanjut. Namun, Kementerian Kesehatan mengonfirmasi bahwa kondisi pasien stabil dan berada dalam pengawasan medis tanpa mengonfirmasi tempat para pasien dirawat.
“Kami akan terus bekerja sepanjang waktu untuk segera melaporkan kasus (virus korona) yang baru,” jelas pernyataan resmi Kementerian Kesehatan UEA sebagaimana dilansir Reuters.
Setidaknya hampir 60 kasus virus korona terkonfirmasi di luar Cina dan menyebar ke-15 negara seperti Amerika Serikat, Prancis hingga Australia.
Akibat temuan ini, maskapai penerbangan Emirates didesak untuk mengurangi frekuensi jadwal penerbangan ke Cina. Akan tetapi, Emirates menegaskan akan terus beroperasi secara normal. [Mohamad Deny Irawan]




















