Khartoum, Gontornews — Badan anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) menyerukan kepada pemerintah Sudan untuk menyelidiki dan meminta pertanggungjawaban semua pelaku kekerasan terhadap anak-anak.
“Tidak ada anak yang harus dimakamkan dengan seragam sekolah mereka,” kata UNICEF, seraya menambahkan siswa yang terbunuh berusia antara 15 sampai 17 tahun.
Seperti dirilis hurriyetdailynews.com, pasukan keamanan Sudan menewaskan lima orang, termasuk empat siswa, saat membubarkan aksi massa di kota El-Obeid, Senin (29/7).
Jenderal Abdel Fattah al-Burhan, kepala Dewan Militer Sudan (TMC), mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa bahwa pembunuhan di kota El-Obeid “tidak dapat dibenarkan”.
“Apa yang terjadi di El-Obeid sangat disesalkan dan mengecewakan. Pembunuhan warga yang damai tidak dapat diterima dan ditolak,” katanya seperti dikutip oleh kantor berita resmi SUNA. [RM]

















