Kahramanmaras, Gontornews — Lembaga Amil Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf (Laziswaf) Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Rabu (22/02/203), menyalurkan donasi sejumlah Rp22.388.956 atau senilai 27.810 Lira Turki bagi korban yang terdampak gempa. Dalam penyalurannya, Laziswaf UNIDA Gontor menyasar korban gempa di Kahramanmaras serta seorang WNI yang menjadi korban gempa di Diyarbakir.
Syahrudin, Perwakilan Laziswaf UNIDA Gontor di Turki, berkenan menyalurkan amanah donasi ke Kahramanmaras. Sebagai informasi, jarak dari Istanbul ke Kahramanmaras berjarak sekitar 1.040 Km dari Istanbul, 600 Km dari Ibu kota Ankara dan 25 jam perjalanan darat dari kota Karabuk.
Dalam penyalurannya, sebagaimana dilansir Gontor.ac.id,Laziswaf UNIDA Gontor bekerja sama dengan beberapa pihak seperti Yayasan Hayrat Turkiye. Secara simbolik, bantuan tersebut diberikan melalui koordinator Yayasan Hayrat, Saeed Nouri, di sebuah gudang logistik yang berfungsi sebagai lokasi pengungsian korban gempa di Kahramanmaras.
Selain menyalurkan bantuan dalam bentuk uang tunai, Laziswaf UNIDA Gontor juga menyalurkan sejumlah bantuan seperti bahan makanan, pakaian, keperluan bayi, kebutuhan kewanitaan hingga mainan bagi anak-anak.
Secara teknis, penyaluran bantuan dilaksanakan di Wisma Duta kantor kedutaan besar Indonesia untuk Turki di Ankara yang disaksikan langsung oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI, Dr Lalu Muhamad Iqbal pada Jumat 24 Februari 2023.
Dubes Lalu menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada masyarakat Indonesia yang ikut meringankan beban musibah bagi korban baik warga setempat maupun WNI di lokasi.
“Terima kasih kepada Laziswaf UNIDA Gontor yang turut serta berkontribusi bagi masyarakat Turki. Kami mendoakan semoga niat tulus ikhlas para donatur dapat bernilai ibadah dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT,” tutup Lalu sebagaimana dilansir laman Gontor.ac.id. [Mohamad Deny Irawan]





















