Bogor, Gontornews – “Bila bentakan kecilku patahkan hatimu. Lebih keras dari itu, dunia ‘kan menghakimimu. Kubentuk dirimu menjadi engkau hari ini. Kau harus kuat, kau harus hebat. Permata hatiku.”
Virgoun ‘hadir’ pada pelepasan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor. Auditorium Bale Edi Kampus INAIS Gunung Menyan, Pamijahan, Bogor, menjadi saksi ‘kehadirannya’.
Sabtu (13/7/2024), Rektor Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor, Dr Titien Yusnita, MSi melepas 81 mahasiswa peserta KKN Tahun Akademik 2023-2024. Lagu Virgoun bertajuk “Saat Kau Telah Mengerti” ikut menandai pelepasan mahasiswa peserta KKN itu.
“Nak, bila suatu saat kau dengarkan lagu ini. Dan aku sudah tak ada lagi di sampingmu. Kau akan mengerti. Mengapa begitu menyebalkannya ku di matamu,” lirik lagu Virgoun meluncur dari bibir para mahasiswa dan dosen yang menghadiri acara pelepasan KKN itu.
Dr Titien Yusnita menyebutkan, sasaran utama yang akan dicapai melalui kegiatan KKN mahasiswa INAIS sebagai usaha pemberdayaan masyarakat untuk dapat meningkatkan kesejahteraannya melalui kegiatan ekonomi produktif yang berbasis pada potensi desa. “Selama enam semester kalian digembleng dengan keras di kampus agar kalian bisa ikut terlibat dalam pemberdayaan masyarakat di desa,” ujarnya.
Di sisi lain, melalui kegiatan KKN, mahasiswa bisa belajar secara langsung kepada masyarakat di lokasi KKN. Karena itu mahasiswa harus bisa memaksimalkan waktunya untuk kegiatan belajar, menimba pengalaman dari masyarakat, dan membantu usaha pemberdayaan masyarakat.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Agama Islam Sahid Bogor, Dr Hana Lestari, MPd mengatakan, program-program KKN disusun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, berupa program unggulan yang berorientasi kepada kegiatan kewirausahaan. Untuk maksud ini INAIS menjalin kerjasama dengan Bappedalitbang Kabupaten Bogor melalui program Duta Inovasi Desa.
“Melalui KKN para mahasiswa melaksanakan pengabdian kepada masyarakat untuk menggali potensi desa yang dapat dikembangkan seluas-luasnya demi mewujudkan desa yang sejahtera dan mandiri,” paparnya.
Hana menyebutkan, 81 mahasiswa dari lima program studi akan menuju ke sepuluh desa di lima kecamatan, termasuk satu kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Kesepuluh desa Lokasi KKN yaitu: Desa Banyuresmi (Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor), Banyuwangi (Cigudeg, Bogor), Pabangbon, Purasari, Puraseda (Leuwiliang, Bogor), Cihideung Udik, Tegalwaru (Ciampea, Bogor), Ciaruteun Ilir, Dukuh (Cibungbulang, Bogor), dan Tugubandung (Kabandungan, Sukabumi).
Selama dua bulan para mahasiswa akan berada di lokasi KKN bertema “Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Inovasi Desa Berbasis Potensi Lokal, Teknologi, dan Green Economy”. []





















