Yogyakarta, Gontornews — Kekeringan yang melanda sebagian daerah di pulau Jawa direspon oleh Waroeng SS (Spesial Sambal) dengan menggandeng Aksi Cepat Tanggap (ACT) mendistribusikan air bersih di sejumlah wilayah Yogyakarta.
Total 170 tangki air bersih didistribusikan. Sebanyak 30 tangki tengah disalurkan di dua kabupaten, yakni Kulon Progo di Kecamatan Dlingo, Imogiri dan Pleret, serta Kecamatan Kalibawang, Samigaluh dan Kokap Kabupaten Bantul.
Kepala Humas dan CSR Waroeng SS Widi Atmoyo mengatakan, kegiatan ini sejalan dengan program “Genggam Jemari untuk Indonesia, 170 Tangki untuk Desaku’. Melalui program tersebut, Waroeng SS ingin turut andil dalam mengatasi kekeringan yang melanda pulau Jawa sehingga program distribusi air juga dilakukan di provinsi ataupun kabupaten yang bertepatan dengan keberadaan cabang Waroeng SS, seperti di Malang, Solo, Semarang serta Jogja.
“Untuk Yogyakarta, seperti kita tahu kekeringan tengah melanda tiga kabupaten yakni Gunungkidul, Bantul, dan Kulon Progo. Kita ingin membantu Kabupaten Bantul dan Kulon Progo karena selama ini kabar kekeringan di dua kabupaten tersebut jarang terekspose, sehingga kita ingin bantu permasalahan air bersih di sana,” kata Widi dilansir dari laman ACT News, Sabtu (12/10).
Ia melanjutkan, adanya bantuan air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang saat ini sedang dilanda musibah kekeringan. Waroeng SS juga bertekad menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial bagi para karyawan.
“Kita punya visi bermanfaat untuk masyarakat,” imbuh Widi,
Sementara itu Kepala Cabang ACT DIY, Bagus Suryanto mengapresiasi kepedulian Waroeng SS yang telah banyak membantu mengatasi bencana kekeringan di Yogyakarta. “Sebagai mitra dekat ACT, kita berharap kolaborasi seperti ini terus berjalan agar kekeringan lekas teratasi. Kita juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama peduli musibah kekeringan yang melanda Yogyakarta dan sekitarnya” tandas Bagus.[Hafidh]





















