Jakarta, Gontornews — Dedi Junaedi, Wartawan Majalah Gontor/Gontornews, Sains Indonesia dan Dosen Laa Roiba, berhasil meraih Juara Pertama Sayembara Jurnalistik KNKS 2019. Pengumuman dan penyerahan hadiah dilakukan di d’Consulate Lounge Jakarta, Rabu (4/12).
Dedi Junaedi yang juga Anggota Dewan Redaksi Majalah Sains Indonesia dinyatakan sebagai pemenang pertama lomba katagori jurnalistik melalui karya berjudul KNKS: Mengakselerasi Keuangan Syariah untuk Kemajuan Pembangunan Nasional Indonesia. Artikel dimuat Gontornews pada 9 Nopember 2019.
Menurut Direktur Komite Nasional Keuangan Syariah Bidang Komunikasi dan Hubungan Eksternal, Taufik Hidayat, ada ratusan naskah peserta lomba yang masuk ke Panitia Sayembara Jurnalistik KNKS 2019. Dari jumlah itu kemudian diseleksi untuk masuk penilaian final menjadi 18 dan akhirnya dipilih 9 pemenang, masing-masing tiga untuk setiap katagori.
“KNKS berharap lomba ini bisa mendorong edukasi, literasi dan inklusi keuangan syariah di Tanah Air. Kita berharap Indonesia menjadi global hub pengembangan ekonomi syariah dan industri halal,” tegas Taufik.
Berikut nama-nama para pemenang Sayembara Jurnalistik KNKS 2019 :
A. Kategori Jurnalis
1. Dedi Junaedi (Majalah Gontor, Gontornews, Sains Indonesia & IAI-N Laa Roiba Bogor , Jakarta
2. Wahyu Kuncoro, Surabaya
3. Ma’mun Aliah Malik, Cimahi
B. Kategori Mahasiswa
1. Dicky Wahyudi, UIN Raden Fatah, Palembang
2. Hasbi Ash Shidiq, Universitas Airlangga, Surabaya
3. Jhoni Hari Sandra, Universitas Islam Riau, Riau
C. Kategori Umum
1. Sunarji Harahap, UIN Medan
2. Rafiqah, Unida Banda Aceh
3. Ichvan Sofyan, UIN Lampung.
Dedi Junaedi, Sekretaris MES Bogor Raya, sebelumnya juga terpilih sebagai dosen berprestasi (The Best Outstanding Lecture) 2019 di IAI-N Laa Roiba.
Dengan melibatkan para ahli yang kompeten di bidangnya sebagai dewan juri, menurut Dr Oni Sahroni, proses penjurian dilakukan melalui dua tahap, yaitu penjurian kualitas teknis penulisan dan dampak tulisan kepada masyarakat.
“Dalam rangka menjaga independensi penilaian, penjurian dilakukan dengan metode blind referee sehingga dewan juri tidak mengetahui identitas para penulis/peserta,” jelas Oni.
Dewan Juri tersebut antara lain adalah Marah Sakti Siregar (Dewan Pers), Dr. Oni Sahroni (Ahli Ekonomi Syariah) dan Taufik Hidayat (Direktur KNKS bidang Hubungan Eksternal, (dj)


















