pesanan-baju-kaos
30 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 22 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Trimurti

Waspadai Perang Kebudayaan (Bagian Kedua)

Oleh KH Imam Zarkasyi, Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
3 March 2020
in Trimurti
0
Waspadai Perang Kebudayaan (Bagian Kedua)

Perjuangan mengembalikan kejayaan Islam dan umat Islam, mengingatkan mereka akan bahaya penjajahan Barat pada semua segi kehidupan, serta menyerukan agar umat Islam kembali kepada ajaran Islam yang lurus serta menegakkan dan menjunjung tinggi kalimat Allah adalah perjuangan pemikiran untuk membangkitkan kesadaran Islam dan umat Islam agar kembali kepada al-Qur’an dan Sunnah. Lalu, kesadaran ini menyelinap ke dalam bumi Indonesia tanpa mampu dihadang pemerintah penjajah. Kesadaran itu telah mengobarkan semangat jihad kaum Muslimin Indonesia melawan penjajah. Mereka pun kembali berjuang dan melipatgandakan daya upaya untuk menyiarkan ajaran Islam, dan memantapkan dalam hati putra-­putra umat.

Tantangan Masa Kini

Setelah penjajahan sirna dari Tanah Air, kebudayaan Barat yang direkayasa penjajah dulu masih terwarisi oleh anak-­anak Muslim Indonesia. Ditambah dengan minimnya pendidikan syariat Islam yang mereka miliki. Bisa dibilang, kondisi kebanyakan kaum Muslimin Indonesia saat ini masih tak berdasarkan ajaran Islam seutuhnya. Usaha­-usaha untuk menjauhkan kaum Muslimin dari agama Islam terus berlangsung hingga era penjajahan budaya saat ini. Kecenderungan pada sekularisme mulai tampak dominan di Tanah Air, membantu usaha menjauhkan Islam dari masyarakat atau bidang­-bidang kehidupan umum. Begitulah upaya westernisasi atau meniru dan mengambil moralitas Barat, dan mengagungkan nilai-nilai budaya mereka yang Kristen.

Menghadapi tantangan­tantangan ini, para pemimpin Islam tak boleh lengah. Karena saat ini banyak umat Islam memahami dan memandang Islam secara keliru. Islam dianggap hanya sebagai tuntunan ibadah, pendidikan Islam juga dipahami sebatas pendidikan segi ibadah (mahdhah) tanpa memedulikan pendidikan kebudayaan dan aspek kehidupan lainnya. Meski masih ada sebagian umat Islam yang mampu mengutamakan agama Islam daripada keyakinan­-keyakinan lain, tapi sebagian besar belum dapat melaksanakan syariat Islam secara utuh dan sempurna. Sebagian lagi ada yang masih menyucikan al­-Qur’an, tapi masih banyak pula yang terpengaruh oleh aliran-­aliran kebatinan dan aliran-­aliran lainnya yang iri hati terhadap kemajuan Islam dan kaum Muslimin.

BACA JUGA

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Ketiga)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Pertama)

Jangan Kecil Hati (Bagian Kedua – Selesai)

Jangan Kecil Hati (Bagian Pertama)

Tiga tahun terakhir, muncul sekelompok pemuda Muslim yang mengaku sebagai pembaru pemahaman Islam. Mereka melakukan pemberontakan terhadap pemikiran kaum tua (kiai dan ulama). Sebagian ulama menyebut gerakan ini sebagai penyimpangan, dan sebagian lain menyebutnya sebagai rasionalisme yang memuja kebebasan akal.

Sebab­-sebab timbulnya gerakan ini dapat diringkas sebagai berikut. Pertama, tekanan-­tekanan politik kepada para pemuda di masa Orde Lama sebelum kudeta komunis yang gagal. Kedua, lemahnya pengetahuan agama dan dangkalnya ilmu keislaman mereka akibat lemahnya landasan pendidikan Islam dalam jiwa mereka. Ketiga, pengaruh bacaan buku­-buku orientalis yang menyesatkan. Keempat, gencarnya serbuan sekularisme dan pengaruhnya terhadap para pemuda.

Kelima, perlakuan kaum tua di masa lalu yang banyak memaksakan kehendak kepada para pemuda. Sehingga timbul anggapan, seolah-­olah hak adalah milik orangtua, sedang kewajiban adalah milik anak muda. Keenam, kekaguman berlebihan terhadap figur pemimpin yang menjurus kepada pemujaan, sehingga menimbulkan ketaatan tanpa pemikiran, berlebihannya rasa rendah diri. Dalam situasi krisis bangsa dan umat seperti saat ini, pemuda dan remaja menjadi sasaran utama ekspansi budaya Barat dengan segala muatan nilainya. Seperti sekularisme, ketidakpedulian pada agama, materialisme, permisivisme, komunisme, dan agama Kristen.

Semua nilai­-nilai itu berusaha menjauhkan generasi muda Islam sejak dini dari agama, sehingga mereka mudah dibelokkan. Ekspansi ini menargetkan untuk menang di masa depan, bukan menang hari ini tapi kalah esok hari. Karena itu, mereka berusaha menguasai generasi muda Islam. Di sini saya sampaikan beberapa jalan pemecahan. Pertama, mengintensifkan pembentukan kepribadian Islam dan pendidikan Islam yang sehat dan berkualitas bagi generasi muda Islam. Kedua, menyelamatkan anak-­anak, pemuda, dan pelajar dari lingkungan yang merusak. Ketiga, menangkal pendapat­-pendapat ekstrem yang merusak, dengan segala cara yang mungkin dilakukan. []

Tags: GontorPenjajahanSekularisme
Share56Tweet31Send
Previous Post

Hangatnya Air dalam Laut Arktik Picu Masifnya Pencairan Es di Kutub

Next Post

Ketakutan Virus Korona Staf Twitter Bekerja dari Rumah

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

17 September 2026
SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

16 September 2026
K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

16 September 2026
Pimpinan Gontor dari Masa ke Masa

Pimpinan Gontor dari Masa ke Masa

23 October 2020
Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

17 September 2026
Workshop Pembelajaran Berbasis OBE: LPM INAIS Bogor Perkuat Kompetensi Dosen

Workshop Pembelajaran Berbasis OBE: LPM INAIS Bogor Perkuat Kompetensi Dosen

0
menag di gontor

Menag Nasaruddin Umar: Satu Abad Bukti Ketangguhan Gontor

0
darunnajah terima gontor award

Pesantren Darunnajah Raih 100th Gontor Awards sebagai Pendiri Pondok Alumni Perintis

0
al amien prenduan

Keluarga KH Moh. Tidjani Djauhari Terima ‘100th Gontor Awards’ di Peringatan Satu Abad Gontor

0
Mendiktisaintek brian di gontor

Mendiktisaintek Brian: Semoga Gontor Terus Maju Menjaga Nilai-nilai Keislaman

0
menag di gontor

Menag Nasaruddin Umar: Satu Abad Bukti Ketangguhan Gontor

22 September 2026
al amien prenduan

Keluarga KH Moh. Tidjani Djauhari Terima ‘100th Gontor Awards’ di Peringatan Satu Abad Gontor

22 September 2026
Mendiktisaintek brian di gontor

Mendiktisaintek Brian: Semoga Gontor Terus Maju Menjaga Nilai-nilai Keislaman

22 September 2026
darunnajah terima gontor award

Pesantren Darunnajah Raih 100th Gontor Awards sebagai Pendiri Pondok Alumni Perintis

22 September 2026
Workshop Pembelajaran Berbasis OBE: LPM INAIS Bogor Perkuat Kompetensi Dosen

Workshop Pembelajaran Berbasis OBE: LPM INAIS Bogor Perkuat Kompetensi Dosen

22 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result