Jenewa, Gontornews — Badan Kesehatan Dunia, WHO, Rabu (21/7/2021), mendukung pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, berharap Olimpiade Tokyo dapat menunjukkan kepada dunia apa yang dapat tercapai dengan rencana dan tindakan tepat yang bisa dilakukan selama pandemi Covid-19.
Tedros tidak segan mengatakan bahwa dunia membutuhkan Olimpiade sebagai bentuk perayaan terhadap harapan. “Olimpiade memiliki kekuatan untuk menyatukan dunia, menginspirasi dan menunjukkan apa yang mungkin (terjadi),” kata Tedros sebagaimana dilansir Reuters.
“Semoga sinar harapan dari negeri ini mampu menerangi fajar baru dunia yang lebih sehat, lebih aman dan lebih adil. Ini adalah harapan tulus saya agar Olimpiade Tokyo berhasil,” imbuhnya.
Rencananya, Olimpiade Tokyo mulai pada Jum’at, 23 Juli 2021 mendatang. Banyak pihak meragukan kesiapan Tokyo terutama terkait dengan terancamnya keselamatan orang seiring dengan puluhan ribu warga asing yang akan berdatangan.
Pada kesempatan yang sama, Tedros terus menggaungkan keadilan akses vaksin Covid-19. Kali ini, Tedros meminta kelompok G20 untuk menunjukkan kepemimpinan kolektif mereka untuk menciptakan pendistribusian vaksin yang lebih adil.
“Alih-alih menyebar secara luas, vaksin terkonsentrasi pada tangan segelintir orang yang beruntung,” sindir Tedros.
“Pandemi akan berakhir ketika dunia memilih untuk mengakhirinya. Itu semua ada di tangan kita.”
“Kami memiliki semua alat yang kami butuhkan. Kami dapat mencegah penyakit ini. Kami mampu mengujinya dan kami dapat mengobatinya,” tegas Tedros.
Sejauh ini, Jepang berhasil menginokulasi sekitar 34 persen warganya, setidaknya menerima satu dosis vaksin. Jepang khawatir Olimpiade dapat menyebabkan penyebaran virus korona secara masif.
Tidak hanya itu, peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi di Tokyo dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan panitia mengosongkan kursi penonton. Jepang berharap, kebijakan untuk mengosongkan kursi penonton dapat mengurangi risiko penularan.
Sejauh ini, otoritas kesehatan Jepang mengonfirmasi 71 kasus Covid-19 yang terkonfirmasi sejak registrasi Olimpiade Tokyo berlaku 1 Juli lalu.
Secara total, Jepang mengonfirmasi lebih dari 840.000 kasus dan 15.055 kematian akibat Covid-19. Sementara Tokyo, tuan rumah Olimpiade 2020, melaporkan 1.387 kasus baru pada Selasa (20/7/2021). [Mohamad Deny Irawan]


















