Jenewa, Gontornews — Organisasi Kesehatan Dunia memuji peran Cina dalam mengatasi wabah virus korona yang terjadi di negaranya. Meski demikian, WHO mengkhawatirkan tentang dugaan penyebaran virus korona dari orang ke orang di tiga negara lain.
WHO juga menghimbau seluruh negara untuk mengambil tindakan serius untuk membendung penyebaran virus mematikan asal Cina tersebut.
Hingga saat ini, korban meninggal dunia akibat virus korona di Cina mencapai 170 orang. Sementara warga yang terinfeksi virus korona ini mencapai hampir 8000 orang di Cina dan 19 negara di luar Cina dengan Uni Emirat Arab dan Finlandia sebagai negara terbaru yang mengonfirmasi infeksi virus korona di wilayahnya.
WHO telah menyerukan anggotanya untuk mengadakan pertemuan darurat untuk membahas apakah wabah virus korona asal Wuhan ini harus dinyatakan sebagai darurat kesehatan global atau tidak.
“Meningkatnya jumlah kasus dan bukti penularan dari manusia-manusia di luar Cina tentu saja sangat memperihatinkan. Meskipun jumlah di luar Cina masih relatif kecil, mereka memiliki potensi wabah yang jauh lebih besar,” ungkap Direktur WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam akun Twitter yang dilansir laman Channel News Asia.
“Dalam beberapa hari terakhir, penyebaran virus di beberapa negara, terutama penularan dari manusia ke manusia, membuat kita khawatir seperti di Jerman, Vietnam dan Jepang.”
“Jika masuk ke negara dengan sistem kesehatan yang lemah, maka itu bisa menjadi masalah,” tambah Ghebreyesus.
Akibat penyebaran virus korona, sejumlah maskapai penerbangan dunia menangguhkan atau mengurangi layanan penerbangan dari dan menuju Cina untuk membatasi kasus penularan virus korona dari manusia ke manusia.
Sementara di sektor olahraga, panitia Kejuaraa Atletik Dunia yang sedianya dilaksanakan pada bulan Maret 2020 diminta untuk mundur ke tahun 2021. Sementara kejuaraan dunia balap ski sudah dibatalkan oleh panitia setempat.
Lebih lanjut, WHO memastikan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan wabah ini setiap hari.
“WHO akan memantau wabah ini setiap saat setiap hari,” tutup Ghebreyesus. [Mohamad Deny Irawan]






















