Islamabad, Gontornews — Setelah hampir lima bulan ditutup, wilayah udara Pakistan kembali dibuka. Pembukaan yang diumumkan melalui situs web milik pemerintah itu berlaku untuk seluruh penerbangan sipil yang melewati jalur udara negara itu.
Dikutip Reuters, seorang pejabat berwenang saat dihubungi perihal pembukaan kembali wilayah udara negaranya membenarkan hal tersebut.
“Dikonfirmasikan bahwa wilayah udara Pakistan terbuka untuk semua jenis lalu lintas sipil pada rute ATS (Air Traffic Service) yang dipublikasikan,” menurut Notice to Airmen (NOTAMS) yang dipublikasikan di situs web otoritas.
Sejak serangan konvoi polisi di Kashmir oleh kelompok militan India yang berbasis di Pakistan, Febuari lalu dan menewaskan 40 polisi paramiliter, Pakistan telah menutup wilayah udara dan baru kembali dibuka hari ini, Selasa (16/7).
Baik Pakistan maupun negara tetangganya India telah terlibat serangan udara dengan pesawat tempur yang bertempur diatas langit kota Kashmir, wilayah yang disengketakan.
Wilayah udara Pakistan terletak di tengah-tengah koridor penerbangan yang vital dan pembatasan wilayah udara yang memengaruhi ratusan penerbangan komersial dan kargo setiap harinya.
Penutupan yang dilakukan telah menambah waktu penerbangan bagi penumpang dan biaya bahan bakar untuk maskapai penerbangan lainnya.
Pengumuman pembukaan wilayah udara dikeluarkan beberapa jam setelah United Airlines Holdings Inc mengatakan akan memperpanjang penangguhan penerbangannya dari Amerika Serikat ke Delhi dan Mumbai di India hingga 26 Oktober, dengan alasan berlanjutnya pembatasan wilayah udara Pakistan.[Devi Lusianawati]






















