Yogyakarta, Gontornews – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Yunahar Ilyas menyebut bahwa evaluasi tahunan yang banyak dilakukan oleh masyarakat adalah evaluasi ketakwaan. Baginya, setiap umat islam harus bermuhasabah dan mengevaluasi segala sesuatu yang terjadi selama satu tahun.
“Saat ini dalam kehidupan bermasyarakat yang dilihat yaitu dari segi materi, padahal yang utama dilihat dalam Islam yaitu ketakwaan,” ujar Yunahar Ilyas dalam acara Tabligh Akbar Muhasabah Akhir Tahun 2016 bertempat di Masjid Syuhada Yogyakarta, Sabtu (31/12) malam sebagaimana dilansir Muhammadiyah.or.id
Yunahar menyebut takwa yang dimaksud yakni seperti disebutkan Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 177 yaitu terdiri dari iman, islam, dan ihsan.
“Ketiganya lah yang perlu kita evaluasi selama satu tahun ini, apakah kita sudah menjalankan ketiganya dengan baik, atau belum, jika belum mari ditingkatkan di tahun yang akan datang,” terangnya.
Pertanyaanya saat ini, apakah kita dapat meningkatkan iman, islam, dan ihsan kita di tahun yang akan datang? Yunahar mengatakan bisa, asalkan kita dapat taat dan menjauhkan diri dari segala perbuatan maksiat.
Selain itu, Yunahar juga menyampaikan bahwa terdapat enam hal yang dapat membentengi umat Islam saat ini, diantaranya yaitu teguh pendirian atau konsisten, banyak mengingat Allah dan Rasul-Nya, jangan bertengkar atau bercerai berai, sabar, dan terakhir yaitu ikhlas.
“Jika keenam hal tersebut dapat kita lakukan dengan sungguh-sungguh, maka umat Islam akan semakin kuat dan bersatu,” pungkas Yunahar. Mohamad Deny Irawan



















