pesanan-baju-kaos
30 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 24 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Inpirasi Dakwah

Azhariyat Indonesia Buka Seri Bedah Disertasi dan Riset Menggali Ecofeminism dan Eco-Islam

Edithya Miranti by Edithya Miranti
24 September 2026
in Dakwah
0
Azhariyat Indonesia Buka Seri Bedah Disertasi dan Riset Menggali Ecofeminism dan Eco-Islam

Jakarta, Gontornews — Azhariyat Indonesia menyelenggarakan Bedah Disertasi dan Riset – Seri 1 bertajuk “Bumi Adalah Ibuku: Ketika Iman, Perempuan, dan Ekologi Bersatu dalam Perjuangan Kartini Kendeng”. Acara itu pun digelar pada Jumat (11/9/2026), secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.

Kepada Gontornews.com, Dr Hj Shofiah Tidjani Lc MSi, Presidium Nasional Azhariyat Indonesia menjelaskan bahwa seri perdana ini menghadirkan Hj Zaimatus Sa’diyah Lc MA PhD selaku Wakil Sekjen 1 Azhariyat Indonesia dan Dosen UIN Walisongo Semarang, sebagai pemapar. Ia membagikan hasil penelitian doktoralnya di Radboud University Nijmegen, Belanda, yang berjudul The Earth is Like My Mother: Ecofeminism and Eco-Islam in the Kartini Kendeng Movement in Central Java.

Disertasi tersebut dibahas oleh Prof Hj Ai Fatimah Nur Fuad Lc MSi MA PhD, Dewan Ahli Azhariyat Indonesia sekaligus Dekan Fakultas Agama Islam UHAMKA. Acara pun dimoderatori Dr Ilda Hayati Lc MA, Dosen FSEI dan Pascasarjana IAIN Curup, serta diawali dengan sambutan dari Dr Hj Shofiah Tidjani Lc MSi, Presidium Nasional Azhariyat Indonesia.

Kegiatan yang merupakan kolaborasi bidang Dakwah serta Akademisi dan Profesional Azhariyat Indonesia ini menjadi pembuka dari serial forum keilmuan yang dirancang untuk menghadirkan hasil-hasil penelitian dan pengalaman akademik para Azhariyat ke ruang publik yang lebih luas. Dalam sambutannya, Dr Shofiah menegaskan bahwa disertasi yang telah selesai tidak semestinya berhenti sebagai dokumen akademik di perpustakaan, melainkan perlu dibagikan dan dikembangkan menjadi pengetahuan yang memberi inspirasi serta manfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

Rumil Al-Hilya Gelar Kajian ‘Ketentuan dalam Harta Warisan’ Bersama Ustadzah Aini Aryani Lc

Shafar Keadilan

Menjaga Semangat Qurban dan Ketaatan Setelah Hari Raya

Idul Adha: Membuktikan Cinta kepada Allah Melalui Ketaatan, Pengorbanan, dan Ketakwaan

Dari Pegunungan Kendeng, Membaca Relasi Perempuan dan Bumi

Dalam pemaparannya, Dr Zaimatus Sa’diyah mengajak peserta melihat lebih dekat Gerakan Kartini Kendeng yang berkembang di kawasan Pegunungan Kendeng Utara, terutama di Pati dan Rembang, Jawa Tengah.

Gerakan tersebut melibatkan perempuan-perempuan petani yang mengambil peran penting dalam aksi damai mempertahankan kawasan pegunungan, sumber air, lahan pertanian, serta ruang hidup mereka di tengah konflik agraria dan rencana penambangan batu kapur untuk industri semen. Salah satu aksi yang dikenal luas adalah ketika sembilan perempuan Kendeng menyemen kaki mereka di depan Istana Negara sebagai simbol penolakan terhadap penambangan yang mereka khawatirkan berdampak terhadap keberlanjutan sumber kehidupan masyarakat.

Bagi Dr Zaimah, perjuangan tersebut menarik untuk dibaca tidak hanya sebagai gerakan lingkungan, melainkan melalui perjumpaan antara ecofeminism, eco-Islam, dan kearifan ekologis lokal.

Gerakan Kartini Kendeng sendiri melibatkan masyarakat dari beragam latar belakang agama dan kepercayaan dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK). Di antara mereka terdapat komunitas Sedulur Sikep yang memiliki hubungan kuat dengan alam dan memandang bumi bukan semata sebagai objek yang dapat dieksploitasi, tetapi sebagai bagian integral dari kehidupan manusia.

Filosofi “Ibu Bumi wis maringi, Ibu Bumi dilarani, Ibu Bumi kang ngadili” menjadi salah satu ekspresi penting dalam perjuangan tersebut: bumi telah memberi, bumi disakiti, dan bumi akan mengadili. Ungkapan ini menggambarkan kesadaran bahwa manusia hidup dari bumi dan akan menerima konsekuensi dari cara mereka memperlakukannya.

Tauhid, Khalifah, dan Tanggung Jawab Merawat Alam

Salah satu gagasan penting dalam disertasi ini adalah pembacaan kembali konsep-konsep keislaman dalam perspektif ekologis.

Dr Zaimah menjelaskan bahwa tauhid tidak hanya berbicara mengenai hubungan vertikal manusia dengan Allah. Tauhid juga dapat melahirkan kesadaran bahwa manusia, air, tumbuhan, hewan, tanah, dan seluruh alam merupakan sesama ciptaan Allah.

Demikian pula konsep khalifah tidak semestinya dimaknai sebagai kuasa manusia yang tanpa batas atas alam. Sebaliknya, kekhalifahan mengandung mas’uliyyah atau tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan kehidupan serta memelihara mizan—keseimbangan alam.

Melalui pembacaan terhadap pengalaman masyarakat Kendeng, teori ekofeminisme, serta sumber-sumber keislaman, penelitian ini mengembangkan gagasan mengenai al-arḍ al-umm, bumi sebagai ibu, dan apa yang disebut Dr Zaimah sebagai “tauhid caring”: kesadaran ketauhidan yang diwujudkan melalui tindakan merawat dan melindungi ciptaan Allah.

Gerakan Ekologis Mengubah Relasi Gender

Disertasi ini juga menemukan adanya gender shift atau pergeseran relasi gender di tengah perjuangan masyarakat Kendeng.

Ketika para perempuan harus meninggalkan rumah untuk mengikuti berbagai aksi di Semarang maupun Jakarta selama beberapa hari, bahkan lebih dari satu pekan, kehidupan keluarga menuntut adanya negosiasi baru. Para suami mengambil sebagian tanggung jawab domestik yang sebelumnya lebih banyak dijalankan perempuan.

Pengalaman ini menunjukkan bahwa kerja perawatan dan pekerjaan domestik bukan semata-mata tanggung jawab perempuan. Dalam perspektif caring ethics, merawat rumah, keluarga, sesama manusia, maupun alam merupakan tanggung jawab bersama.

Namun, penelitian ini juga mengingatkan bahwa keterlibatan perempuan dalam gerakan lingkungan perlu dibaca secara kritis. Perempuan tidak semestinya ditempatkan di garis depan hanya atas anggapan bahwa mereka secara “alamiah” lebih dekat dengan alam, karena pandangan semacam itu dapat kembali menjadikan perempuan sebagai instrumen.

Bukan Menguji tetapi Memuji

Sebagai pembahas, Prof Ai Fatimah Nur Fuad mengapresiasi keberanian penelitian Dr. Zaimah yang mempertemukan agama, feminisme, dan ekologi melalui pendekatan lintas disiplin.

Dengan nada hangat, Prof Ai menyebut bahwa forum tersebut bukan tempat untuk menguji ulang sebuah disertasi yang telah melalui proses akademik panjang.

“Saya kebagiannya bukan menguji, tetapi memuji.”

Menurutnya, studi Islam perlu terus berdialog dengan persoalan nyata yang dihadapi manusia. Kesalehan tidak seharusnya berhenti pada dimensi ritual, tetapi perlu diwujudkan dalam amal saleh sosial dan ekologis, mulai dari penggunaan air dan energi secara bertanggung jawab, pengelolaan sampah, hingga keterlibatan dalam kebijakan serta gerakan yang menjaga lingkungan.

Diskusi kemudian berkembang melalui pertanyaan peserta mengenai praktik keberlanjutan, kebijakan lingkungan, pengalaman melakukan penelitian lapangan, pembangunan jejaring dalam advokasi ekologis, serta perjumpaan antara feminisme, Islam, dan kearifan lokal.

Dari Disertasi Menuju Gerakan Keilmuan

Seri Bedah Disertasi dan Riset ini menandai langkah Azhariyat Indonesia dalam membangun ruang perjumpaan akademik yang mempertemukan pengalaman studi, hasil penelitian, serta isu-isu aktual masyarakat.

Melalui program ini, Azhariyat Indonesia berharap karya ilmiah para anggotanya tidak berhenti pada kelulusan dan gelar akademik, tetapi terus dibaca, dibicarakan, dikritisi, dikembangkan, serta menginspirasi penelitian dan pengabdian berikutnya.

Sebagaimana disampaikan dalam pembukaan kegiatan, forum ini diharapkan menjadi wadah untuk menghidupkan tradisi membaca, berdiskusi, meneliti, menulis, dan berbagi ilmu, sekaligus menjadi langkah awal menuju gerakan keilmuan Azhariyat Indonesia yang semakin luas.

Bedah Disertasi dan Riset Seri #1

Kegiatan ini akhirnya mengingatkan kembali satu pesan sederhana namun mendasar: menjaga bumi tidak berdiri di luar keberagamaan. Iman dapat menemukan aktualisasinya dalam cara manusia memperlakukan sesama, perempuan, air, tanah, tumbuhan, serta seluruh kehidupan yang dipercayakan Allah SWT kepadanya.

Rekaman lengkap kegiatan dapat disimak di kanal YouTube Azhariyat Indonesia — Bedah Disertasi & Riset Seri #1: Bumi Adalah Ibuku. Sedangkan untuk ragam informasi Azhariyat Indonesia juga bisa ditelusuri di Instagram: @azhariyat.indonesia. [Edithya Miranti]

 

Tags: azhariyat IndonesiaHj Zaimatus Sa'diyah Lc MA PhDPerjuangan Kartini Kendeng
ShareTweetSend
Previous Post

JATMA Aswaja Dukung Penguatan Ekonomi dari Desa

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

17 September 2026
al amien prenduan

Keluarga KH Moh. Tidjani Djauhari Terima ‘100th Gontor Awards’ di Peringatan Satu Abad Gontor

22 September 2026
Pimpinan Gontor dari Masa ke Masa

Pimpinan Gontor dari Masa ke Masa

23 October 2020
KH Haekal Yanuarsyah Ibadillah, Putra Kiai Gontor, Meninggal Dunia

KH Haekal Yanuarsyah Ibadillah, Putra Kiai Gontor, Meninggal Dunia

30 November 2020
Mengenang Keluhuran Sosok Almarhum KH Heikal Yanuarshah Ibadillah, Pengasuh Pondok Tahfidz Al-Muqoddasah

Mengenang Keluhuran Sosok Almarhum KH Heikal Yanuarshah Ibadillah, Pengasuh Pondok Tahfidz Al-Muqoddasah

1 December 2020
JATMA Aswaja Dukung Penguatan Ekonomi dari Desa

JATMA Aswaja Dukung Penguatan Ekonomi dari Desa

0
Permendiktisaintek 10/2026 Jadi Momentum INAIS Bogor Gerakkan Budaya Mutu di Seluruh Lini   

Permendiktisaintek 10/2026 Jadi Momentum INAIS Bogor Gerakkan Budaya Mutu di Seluruh Lini  

0
Azhariyat Indonesia Buka Seri Bedah Disertasi dan Riset Menggali Ecofeminism dan Eco-Islam

Azhariyat Indonesia Buka Seri Bedah Disertasi dan Riset Menggali Ecofeminism dan Eco-Islam

0
Transaksi Terbaik Orang Beriman dengan Allah

Transaksi Terbaik Orang Beriman dengan Allah

0
Sambutan Presiden Prabowo pada Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

Sambutan Presiden Prabowo pada Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

0
Azhariyat Indonesia Buka Seri Bedah Disertasi dan Riset Menggali Ecofeminism dan Eco-Islam

Azhariyat Indonesia Buka Seri Bedah Disertasi dan Riset Menggali Ecofeminism dan Eco-Islam

24 September 2026
JATMA Aswaja Dukung Penguatan Ekonomi dari Desa

JATMA Aswaja Dukung Penguatan Ekonomi dari Desa

24 September 2026
Permendiktisaintek 10/2026 Jadi Momentum INAIS Bogor Gerakkan Budaya Mutu di Seluruh Lini   

Permendiktisaintek 10/2026 Jadi Momentum INAIS Bogor Gerakkan Budaya Mutu di Seluruh Lini  

23 September 2026
Sambutan Presiden Prabowo pada Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

Sambutan Presiden Prabowo pada Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

22 September 2026
Transaksi Terbaik Orang Beriman dengan Allah

Transaksi Terbaik Orang Beriman dengan Allah

22 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result