Cox’s Bazar, Gontornews — Utusan khusus badan pengungsi dunia (United Nations High Comission for Refugee/UNHCR), Angelina Jolie, mengutuk kegagalan dunia dalam mencegah terjadinya kejahatan kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar. Pernyataan ini disampaikan oleh Angelina Jolie saat berkunjung ke kamp pengungsian Rohingya di Cox’s Bazar, Selasa (5/2).
“Anda berhak untuk tidak memiliki kewarganegaraan akan tetapi perlakuan yang kalian terima telah mempermalukan kita semua,” kata Jolie sebagaimana dilansir Reuters.
“Yang paling tragis dari situasi ini adalah fakta bahwa kita tidak bisa memberikan peringatan untuk mencegah hal ini terjadi,” tambah Jolie.
Kedatangan wanita yang tersohor di dunia perfilman Hollywood tersebut dalam rangka mempersiapkan permohonan dana sekitar 920 juta dolar Amerika Serikat untuk para pengungsi Rohingya di Bangladesh.
Selain mengunjungi kamp pengungsian di Kutupalong, Cox’s Bazar, perwakilan UNHCR tersebut juga akan bertemu dengan Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina, Menteri Luar Negeri AK Abdul Momen di Dhaka pada hari Rabu (6/2).
Dalam kesempatan yang sama, Jolie juga mendesak Myanmar untuk menunjukkan komitmen tulus dalam mengakhiri siklus kekerasan di Rakhine serta upaya repatriasi etnis Rohingya dari Bangladesh ke kampung halamannya di Rakhine.”Saya mendesak pihak berwenang Myanmar untuk menunjukkan komitmen tulus dalam mengakhiri siklus kekerasan, repatriasi serta meningkatkan kondisi bagi semua komunitas masyarakat di Rakhine termasuk etnis Rohingya,” pungkas Jolie. [Mohamad Deny Irawan]






















