Aleppo, Gontornews — Pasukan Pemerintah Suriah terus merangsek maju menggempur Aleppo timur yang dikuasai para pejuang. Menurut Palang Merah, dalam 72 jam terakhir lebih dari 20 ribu orang telah melarikan diri keluar dari Aleppo timur untuk menyelamatkan diri.
Warga sipil yang ketakutan melarikan diri dengan tangan kosong ke wilayah tersisa yang dikuasai pejuang, atau menyeberang ke Aleppo barat yang dikuasai pemerintah atau kabupaten yang dikuasai Kurdi.
Jurubicara Komite Internasional Palang Merah Krista Armstrong mengatakan kepada kantor berita AFP, lebih dari 20 ribu jiwa melarikan diri dari Aleppo timur.
Sebelumnya, Kepala Kemanusiaan PBB Stephen O’Brien mengatakan jumlah pengungsi dari Aleppo timur sekitar 16 ribu jiwa.
Pejabat PBB mengatakan, setidaknya 250 ribu orang masih bertahan di wilayah yang dikepung.
Serangan Pemerintah Suriah untuk merebut kembali Aleppo yang dikuasai para pejuang telah memicu kekhawatiran internasional karena serangan sangat intensif minggu ini.
Kelompok sukarelawan White Helm melaporkan, setidaknya 51 warga sipil tewas di Aleppo timur dan lebih dari 150 lainnya terluka dalam serangan pemerintah itu.
โPasukan Pemerintah Suriah melancarkan lebih dari 150 serangan udara dari pesawat tempur dan helikopter serta lebih dari 1.200 peluru artileri,” tulis kelompok itu di halaman Facebook-nya.
Serangan antara lain menghantam wilayah Bab al-Nairab, al-Mayser, dan al-Salheen.
Pasukan Pemerintah Suriah dan sekutunya, Senin (28/11) menguasai beberapa daerah di timur laut kota, termasuk al-Haidariya, al-Sakhour, al-Inzarat, al-Sheikh Khedr, Jabal Badro, dan al-Halk. [Rusdiono Mukri]




















