Idlib, Gontornews — Pemerintah Suriah dan sekutu Rusia kembali melancarkan serangan udara dan kali ini terjadi di pasar yang berada di Provinsi Idlib, sebanyak 20 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
Seorang tim penyelamat dari Kota Idlib, Abdul Rahman al-Yasser mengatakan, jet tempur milik Suriah dan Rusia terus bertebangan di atas langit Idlib dan menghancurkan pasar yang tengah dikerumuni manusia.
Ia menceritakan, asap tebal mengepul memenuhi pusat kota tersebut dan para korban luka-luka meminta pertolongan.
“Mayat-mayat tergeletak di jalan-jalan. Semoga Tuhan membalas perbuatan [Presiden Rusia Vladimir] Putin dan [Presiden Suriah Bashar al-Assad] Assad atas kejahatan mereka,” katanya dikutip Reuters.
Serangan udara yang dilancarkan Suriah dibantu sekutu Rusia dengan jet mereka telah menargetkan kota Maaret al-Numan di Provinsi Idlib selatan yang dikontrol oleh pejuang oposisi.
Sejak pasukan Suriah yang didukung oleh Rusia berupaya masuk dan menguasai daerah-daerah yang menjadi kantong pasukan oposisi di dekat perbatasan Turki, wilayah Idlib kerap menyaksikan serangan udara. Provinsi Idlib merupakan wilayah terakhir yang dikuasai kelompok oposisi di negara itu.
Sejak militer Suriah meluncurkan ofensif Idlib pada akhir April lalu, lebih dari 2.000 orang telah tewas dan ratusan ribu lainnya kehilangan tempat tinggal.[Devi Lusianawati ]
























