Nairobi, Gontornews — Sebanyak 37 penambang emas Kanada Semafo tewas dalam sebuah konvoi di Burkina Faso Timur. Selain itu 60 lainnya luka-luka ketika sekelompok orang bersenjata menyergap konvoi tersebut.
Perusahaan tambang emas Semafo dalam sebuah pernyataan menyebutkan bahwa serangan telah menyerang sebanyak lima bus yang membawa para karyawan dalam sebuah konvoi di sekitar 40 kilometer dari Boungou.
Dikutip laman Reuters, seorang juru bicara Semafo mengatakan bahwa hingga saat ini, pihaknya tidak memiliki informasi lengkap dan tidak berniat untuk memberikan rilis.
“Tambang Boungou aman dan operasi tidak terpengaruh,” katanya.
Saham Semafo yang terdaftar di Toronto mencapai titik terendah selama sembilan bulan terutama setelah berita-berita soal penyerangan terjadi dan diperdagangkan turun 10% pada 1755 GMT.
Sementara itu, Kantor Gubernur Est memberikan rincian lebih lanjut, dengan mengatakan bahwa orang-orang bersenjata tak dikenal melakukan penyergapan terhadap konvoi yang mengangkut para pekerja Semafo. Untuk data saat ini, kantor itu memberikan rincian korban sementara 37 warga sipil sementara lebih dari 60 orang terluka.
Jumlah itu tidak termasuk dengan jumlah pasukan keamanan yang tidak diketahui keberadaannya, namun kemungkin terbunuh dalam serangan itu.
Jumlah korban kemungkinan akan terus meningkat karena beberapa orang yang masih belum ditemukan.
Dua sumber keamanan mengatakan kendaraan militer yang memimpin konvoi itu ditabrak oleh IED di jalan yang tidak ada jaringan ponsel.
Tak lama setelah ledakan awal, sejumlah pria bersenjata melepaskan tembakan. Salah satu sumber mengatakan tampaknya mereka menargetkan bus serta pengawalan militer.
Sebelumnya pada bulan Desember tahun lalu, sebuah kendaraan polisi diserang di jalan yang sama dan mengakibatkan lima orang tewas.
Setelah wilayah Sahel, relatif tenang, Burkina justru menderita pemberontakan dalam negeri selama tiga tahun terakhir. Serangan pemberotakan telah diperkuat oleh limpahan kekerasan jihad dan kriminalitas dari tetangga utara Mali yang mengalami kekacauan.
Kini, perusahaan tambang Semafo. ID memperkuat pengawalnya dan memutuskan untuk mengangkut semua karyawan asing dengan helikopter antara tambang Boungou dan Ouagadougou.[Devi Lusianawati]





















