Tokyo, Gontornews — 43 dari total 47 prefektur di Jepang telah menyelesaikan kampanye dua dosis vaksin Covid-19 lengkap akhir bulan ini. Media lokal Jepang, Kyodo News, melaporkan bahwa pemerintah segera bersiap untuk pindah ke fase berikutnya dari program inokulasi yang mereka rancang.
Rencananya, Kementerian Kesehatan, Senin (15/11/2021), akan menyelesaikan rincian terkait suntikan booster ketiga mulai awal bulan depan.
Dalam penghitungan pemerintah, Jumβat, ada 94,58 juta orang, atau 74,7 persen, dari total 125 juta penduduk Jepang telah mendapatkan vaksinasi penuh. Dengan hampir 100 juta warga telah menerima setidaknya satu dosis vaksin.
Pemerintah pusat telah meminta pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan program vaksinasi tahap awal pada awal November. Namun, ketiadaan kriteria yang jelas, banyak prefektur yang menyelesaikan program saat vaksinasi mencapai angka 70 persen.
Dari survei yang Kyodo selenggarakan dari 5-10 November terungkap bahwa 15 ibu kota prefektur telah menyelesaikan program vaksinasi tahap awal.
Dari jumlah tersebut, delapan kota termasuk Nagoya dan Fukuoka telah menyelesaikan program vaksinasi pada paruh kedua bulan Oktober. Sementara tujuh kota lainnya seperti Yokohama dan Okayama selesai pada awal November. Sedangkan 21 dari 28 prefektur lainnya akan menyelesaikan program kampanye mereka pada 29 November mendatang.
Data pemerintah menunjukkan bahwa 91 persen populasi berusia 65 tahun ke atas telah menjalani vaksinasi penuh hingga 8 November. Angka ini menjadi yang tertinggi daripada populasi dewasa berusia 30-an (dengan 63,9 persen), dewasa berusia 20-an (66 persen) dan populasi berusia 12-19 tahun (60,8 persen).
Menurut proyek Our World in Data, tingkat vaksinasi Jepang hampir setara dengan Kanada yang memimpin negara G7 yaitu 75,1 persen. Sementara Amerika Serikat dan Inggris, yang semula berada jauh di depan Jepang, βbaruβ mencapai 57,4 persen dan 67,4 persen. [Mohamad Deny Irawan]






















