Beijing, Gontornews — Pemerintah Cina kembali melaporkan nol kasus COVID-19 dalam dua hari berturut-turut. Sementara penghitungan harian untuk infeksi COVID-19 di Cina melibatkan pelancong yang tiba di negara itu.
Laman Channel News Asia melansir bahwa Pemerintah Cina mengonfirmasi 39 kasus baru pada Kamis (19/3). Komite Kesehatan Nasional Cina mengonfirmasi bahwa seluruh kasus penularan terjadi pada warga asing yang masuk ke negara asal COVID-19 itu. Secara total, Cina mengonfirmasi 80.967 kasus COVID-19 dengan 3.284 dilaporkan tewas.
Pemerintah Jiangsu mengumumkan akan memaksa pelancong yang mengunjungi 24 negara dalam dua minggu terakhir untuk mengikuti karantina selama 14 hari. Sementara Shanghai juga menerapkan kebijakan serupa kepada para wisatawan yang datang pada hari Kamis.
Dari total 39 kasus COVID-19 yang terjadi pada hari Kamis, 14 kasus terkonfirmasi di Provinsi Guangdong, 8 kasus di Shanghai, 6 kasus di Beijing. Sementara di Wuhan, lokasi pertama epidemi COVID-19 ditemukan, mengonfirmasi nol kasus pada Jum’at (20/3).
Berdasarkan data tersebut, untuk pertama kalinya, Pemerintah Wuhan mengizinkan warganya untuk melakukan perjalanan sejak kasus COVID-19 merebak pada akhir Januari lalu. Secara umum, Provinsi Hubei telah membuka sebagian wilayah perbatasannya yang memungkinkan sejumlah warga untuk meninggalkan wilayah tersebut.
Kehidupan sebagian besar warga Cina juga berangsur-angsur pulih. Orang-orang mulai kembali bekerja, pabrik-pabrik kembali beroperasi, sekolah di beberapa daerah pun kembali beraktifitas seperti sedia kala. [Mohamad Deny Irawan]























