Bandung, Gontornews – Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung memperpanjang masa kuliah online hingga akhir semester berkenaan dengan darurat nasional akibat wabah virus korona.
Dalam surat edaran Nomor: 751/UN6.WR1/TU/2020 tertanggal 23 Maret 2020 yang ditandatangani Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Arief S Kartasasmita, pimpinan UNPAD menetapkan sejumlah kebijakan terkait wabah itu.
Pertama, memperpanjang proses pembelajaran daring (online) sampai dengan berakhirnya masa Ujian Akhir Semester Genap 2019/2020 atau sampai dengan 19 Juni 2020.
Kedua, untuk pembelajaran daring yang sedang berjalan dan Ujian Tengah Semester (UTS) yang akan berlangsung pada tanggal 6-10 April 2020, Fakultas dan Program Studi diharapkan dapat mendesain berbagai metode asesmen yang sesuai dengan capaian pembelajaran dengan tetap mempertimbangkan kesiapan dosen, memperhatikan kewajaran beban, dan kemudahan akses mahasiswa.
Ketiga, fakultas diharapkan segera menyiapkan helpdesk online pembelajaran daring untuk membantu para dosen dalam memberikan pembelajaran daring.
Keempat, proses praktikum klinik untuk mahasiswa profesi kesehatan dan pendidikan spesialis di rumah sakit atau tempat-tempat praktik lainnya yang tidak berhubungan langsung dengan penanganan Covid-19 agar dibatasi dan digantikan dengan model daring atau ditunda sampai keadaan membaik.
Kelima, fakultas dan program studi diharapkan untuk mendorong penyelesaian tugas akhir dengan metode yang menggunakan data sekunder atau studi literatur dibandingkan riset yang menggunakan data primer yang sulit diperoleh pada situasi seperti saat ini.
Keenam, beberapa alternatif strategi dan metode pembelajaran daring termasuk penyelenggaraan praktik dan ujian dapat diperoleh di laman live.unpad.ac.id. []






















