Baghdad, Gontornews – Ledakan bom terjadi di Al-Sinak Market di ibukota Irak, Baghdad. Menurut BBC, bom itu setidaknya menewaskan 28 orang dan melukai 50 lainnya. ISIS mengklaim bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Pihak kepolisian menjelaskan, ledakan bom terjadi di pinggir jalan tidak jauh dari toko suku cadang mobil. Pelaku bom bunuh diri meledakkan bom tersebut dikerumunan orang yang sedang berkumpul di sekitar tempat kejadian.
Kejadian bom di Baghdad bukanlah yang pertama kalinya. ISIS menargetkan wilayah Syiah di daerah tersebut. ISIS disebut BBC berada dalam kondisi terdesak setelah serangan tentara Irak di Mosul yang merupakan benteng ISIS di Irak.
“Mereka berkumpul di dekat gerobak penjual makanan saat ledakan terjadi,” ungkap pemilik toko suku cadang mobil, Ibrahim Mohammed Ali, dilansir kantor berita AFP.
Pada November lalu, sekitar 77 orang tewas setelah terjadi bom truk di Irak. Sedangkan pada bulan Juli, 281 orang tewas setelah terjadi ledakan bom di pusat perbelanjaan di Irak.
Pasukan keamanan Irak telah bekerjasama dengan pejuang Peshmerga Kurdi, Arab Sunni dan milisi Syiah untuk mengusir ISIS dari Mosul. [Mohamad Deny Irawan/Rus]



















