Jakarta, Gontornews — Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 260 menjadi 9.771 orang. Yang meninggal bertambah 11 menjadi 784 orang.
Sementara yang sembuh bertambah sehingga totalnya 137 menjadi 1.391 orang. Pasien dinyatakan sembuh jika diperiksa PCR dua kali hasilnya negatif.
“Kasus positif bertambah sehingga total ada kasus positif,” ujar Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam press conference di BNPB, Rabu (29/4/2020).
Achmad Yurianto menambahkan, sampai saat ini ada 221.750 ODP dan 21.653 PDP di 34 provinsi dan 297 kab/kota. Ada ratusan RS di seluruh Indonesia dengan lebih 10.000 tempat tidur. Ada dua provinsi dan 22 kab/kota menerapkan PSBB.
Dia melaporkan, sudah 48 lab operasional untuk PCR real time. Sudah diperiksa 86.985 ribu dari sekitar 67.784 orang. Yang positif 9.771 orang, yang Sembuh 1.391 dan yang meninggal 784 orang. Dia berharap; “ke depan akan dapat lebih banyak lagi specimen yang diperiksa setiap hari.”
Jubir satgas Covid-19 menjelaskan, pasien sembuh terbesar berasal dari DKI 440 orang. Berikutnya dari Jatim 152 orang, Sulsel 118 orang, Jabar 107 Jateng 101 orang, dan Bali 75. Total dengan provinsi lain 1.391orang yang sembuh dari Covid-19.
Pemicu kematian pasien Covid-19, jelas Jubir Satgas, adalah hipertensi, diabetes, kemudian penyakit jantung dan paru-paru menahun.
Achmad Yurianto meminta masyarakat tetap menjaga jarak aman dua meter, dan beraktivitas seperti kerja dan ibadah di rumah. Konsultasi medis tidak harus datang. Tapi menggunakan aplikasi telemedisin. [dj]


















