Kuala Lumpur, Gontornews — Perdana Menteri Malaysia Muhyidin Yassin melakukan isolasi mandiri 14 hari seiring dengan terkonfirmasi positif Covid-19 seorang Menteri dalam jajaran kabinetnya, Senin (5/10).
Dalam sebuah pernyataan, Muhyiddin mengadakan rapat khusus Dewan Keamanan Nasional pada Sabtu (3/10). Dalam rapat tersebut, Menteri dari Departemen Perdana Menteri, Zulkifli Mohamad Al-Bakri terkonfirmasi positif Covid-19. Menteri Zulkifli kemudian mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakti Seremban, Negeri Sembilan.
Kementerian Kesehatan lantas menyarankan Pengganti Mahathir Mohamad itu untuk menjalani isolasi mandiri 14 hari.
“Namun, ini tidak akan mempengaruhi urusan pemerintahan. Saya akan tetap bekerja dari rumah dan melakukan video call untuk rapat yang harus saya pimpin,” kata PM Muhyiddin sebagaimana dilansir Channel News Asia.
Sejak Dr Zulkifli terkonfirmasi positif Covid-19, otoritas kesehatan setempat lantas melakukan pemeriksaan kepada seluruh peserta rapat. PM Muhyiddin mengaku pihaknya melakukan tes swab setiap dua pekan sekali sejak April untuk mencegah penularan virus asal Wuhan tersebut.
“Saya menghimbau masyarakat yang menghadiri acara yang saya ikuti dari 24 September hingga 4 Oktober untuk segera menjalani pemeriksaan Covid-19 di klinik kesehatan manapun,” kata Zulkifli.
Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia, Noor Hisham Abdullah, mengonfirmasi perawatan yang Dr Zulkifli jalani.
“Sekarang ia dirawat di rumah sakit untuk menjalani isolasi, observasi serta perawatan sesuai dengan protokol kasus positif Covid-19,” ucap Noor Hisham Abdullah.
Ia menambahkan, sesuai protokol kesehatan, seseorang yang memiliki kontak dengan pasien positif harus menjalani isolasi 14 hari sejak kontak pertama.
Pada Senin (5/10), Malaysia mengonfirmasi 432 kasus Covid-19 baru. Pemerintah mengonfirmasi bahwa peningkatan ini menjadi rekor kasus penularan Covid-19 harian di Malaysia. Secara total, Malaysia telah melaporkan 12.813 kasus Covid-19. [Mohamad Deny Irawan]























