Ankara, Gontornews — Turki menyatakan solidaritas dengan Austria setelah serangan teroris mematikan di ibukota, Wina, 2 November malam yang menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 15 lainnya.
“Terorisme musuh bersama seluruh umat manusia. Kerjasama internasional yang tulus dibutuhkan untuk melawan momok ini,” kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlüt Çavuşoğlu di Twitter.
“Kami sedih menerima kabar bahwa ada korban tewas dan luka-luka akibat serangan teroris yang terjadi di Wina,” kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan.
“Kami mengutuk keras serangan ini, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka yang kehilangan nyawa dan berharap cepat sembuh bagi yang terluka,” katanya dikutip Hurriyetdailynews.com.
“Sebagai negara yang telah berperang melawan segala macam terorisme selama beberapa dekade, Turki bersama dengan rakyat Austria.”
Jurubicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalın juga mengutuk serangan itu dan menyatakan solidaritasnya dengan Austria.
“Kami mengutuk keras serangan teroris di Wina. Kami menyampaikan belasungkawa bagi mereka yang kehilangan nyawa dalam serangan pengecut ini dan berharap cepat sembuh untuk yang terluka. Kami bersama dengan Austria. Kami akan terus memerangi semua bentuk terorisme,” tulis Kalin di Twitter.
Direktur Komunikasi Turki Fahrettin Altun juga mengecam serangan itu.
“Turki mendukung Austria dan melawan terorisme. Kami merasakan rasa sakit Anda,” tulis Altun di Twitter.
Setidaknya satu orang tewas dan 15 lainnya luka-luka di ibukota Austria pada Senin malam dalam serangan teroris yang dicurigai dilakukan oleh beberapa pria bersenjata.
Menteri Dalam Negeri Karl Nehammer mengatakan kepada televisi ORF bahwa salah satu pria bersenjata itu ditembak mati oleh polisi dan operasi anti-teror besar-besaran terus dilakukan untuk menangkap yang lainnya.
“Saya ingin mengajak semua warga untuk tetap di dalam rumah mereka dan menjauh dari tempat-tempat umum. Operasi terhadap tersangka teroris masih berlangsung,” katanya.
Beberapa pria bersenjata menargetkan orang-orang di enam lokasi di pusat kota Wina sekitar jam 8 malam waktu lokal (19.00 GMT), menurut polisi.
Seorang pejalan kaki ditembak mati dan 15 orang terluka, menurut Walikota Wina Michael Ludwig.
Tujuh korban luka dalam kondisi kritis, termasuk seorang petugas polisi. []


















