London, Gontornews – Pada hari Sabtu (7/11), para pemimpin Arab dengan cepat memberi ucapan selamat kepada Joe Biden atas kemenangannya dalam pemilihan presiden (Pilpres) Amerika Serikat. Mereka berharap Biden bisa bekerjasama dengan negara-negara Timur Tengah untuk memperkuat hubungan AS-Arab.
Arabnews.com melansir, Putra Mahkota Abu Dhabi, Mohammed bin Zayed Al Nahyan, memberi selamat kepada Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris pada hari Sabtu karena memenangkan Pilpres AS.
“Selamat kepada Joe Biden dan Kamala Harris karena telah memenangkan pemilihan AS. Harapan tulus kami untuk perkembangan dan kemakmuran lebih lanjut bagi rakyat Amerika. UEA dan AS adalah teman dan sekutu dengan kemitraan bersejarah yang kuat yang kami nantikan untuk diperkuat bersama,” katanya dalam sebuah tweet.
Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi juga memberi ucapan selamat kepada Joe Biden pada hari Sabtu karena memenangkan kursi kepresidenan AS, kata jurubicara kepresidenan Bassam Radi dalam sebuah pernyataan.
“Presiden menekankan aspirasi kerjasama dan aksi bersama untuk memperkuat hubungan bilateral antara Mesir dan Amerika Serikat, untuk kepentingan kedua negara dan rakyat,” tambah pernyataan itu.
Sedangkan Sultan Haitham bin Tariq Al-Said dari Oman mengirim surat ucapan selamat kepada Biden karena telah memenangkan kepercayaan rakyat Amerika dan terpilih sebagai Presiden AS pada masa jabatan presiden yang akan datang.
Raja Yordania, Abdullah, yang memiliki hubungan pribadi yang kuat dengan Biden, mengatakan dia berharap dapat bekerjasama dengan presiden terpilih dalam “memajukan kemitraan bersejarah yang solid antara Yordania dan Amerika Serikat.”
Presiden Lebanon Michel Aoun menyuarakan harapan untuk “kembali menyeimbangkan hubungan Amerika-Lebanon” selama masa jabatannya.
Presiden Irak Barham Salih mengatakan, dia berharap dapat memperkuat perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah bersama Biden.
“Joe Biden (adalah) seorang teman dan mitra tepercaya dalam upaya membangun Irak yang lebih baik. Kami berharap dapat bekerja untuk mencapai tujuan bersama kami dan memperkuat perdamaian dan stabilitas di seluruh Timur Tengah,”vcuit Salih pada hari Sabtu. []




















