Dubai, Gontornews — Menteri Kesehatan (Menkes) Arab Saudi memperingatkan pada hari Ahad (31/1) tentang gelombang kedua COVID-19 yang dapat mengarah pada diberlakukannya kembali tindakan yang lebih ketat.
“Gelombang kedua pandemi lebih besar dari yang pertama, dan kami tidak kebal terhadapnya,” kata Tawfiq Al-Rabiah dalam jumpa pers.
Menkes menyoroti pentingnya mengikuti langkah-langkah pencegahan untuk membatasi penyebaran virus.
“Ini adalah periode yang sangat sulit dan sangat penting bagi kita untuk menangani pandemi dengan serius,” tambahnya dikutip Arabnews.com.
Pekan lalu ia menggemakan seruan untuk kesadaran publik setelah terjadi peningkatan jumlah kasus harian virus korona di Arab Saudi.
“Sayangnya kami telah melihat dalam beberapa hari terakhir peningkatan jumlah infeksi, dan di antara penyebabnya yaitu adanya kerumunan dan kelalaian dalam menerapkan tindakan pencegahan, dan ini berbahaya,” tandasnya.
Pada hari Ahad, Kementerian Kesehatan mengumumkan tiga kematian akibat COVID-19 dan 261 kasus baru infeksi.
Dari kasus baru itu, 93 kasus tercatat di Riyadh, 53 Provinsi Timur, 49 Mekkah, 16 Madinah, sembilan Asir, tujuh Najran dan satu Jazan.
Jumlah total pemulihan di Kerajaan Saudi meningkat menjadi 359.573 setelah 274 pasien pulih dari virus.
Sebanyak 6.375 orang telah meninggal karena virus di Kerajaan Saudi sejak pandemi dimulai dan 368.074 telah tertular penyakit tersebut. []





















