Asir, Gontornews — Sebuah pesawat tak berawak (drone) Houthi jatuh di sebuah sekolah di Asir, Arab Saudi. Tidak ada korban yang dilaporkan. Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Saudi melaporkan pada hari Ahad (13/6) sebagaimana dirilis Arabnews.com.
Pertahanan Sipil mengatakan telah menerima laporan tentang proyektil yang diluncurkan dari Yaman oleh milisi Houthi ke salah satu provinsi di wilayah Asir yang ternyata drone yang jatuh di sebuah sekolah.
Sementara itu, pejabat Amerika dan Eropa meminta Houthi untuk menghentikan operasi militer mereka di Yaman dan terlibat secara positif dengan upaya perdamaian.
Jurubicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan Amerika akan terus menekan Houthi sampai mereka menghentikan permusuhan dan menyetujui rencana perdamaian.
“Konflik di Yaman harus diakhiri dan membawa kelegaan bagi rakyat Yaman. Sudah waktunya bagi Houthi untuk menerima gencatan senjata dan terlibat dalam negosiasi nyata. Amerika Serikat akan terus menekan Houthi, termasuk melalui sanksi,” cuit Price dikutip Arabnews.com.
Josep Borrell Fontelles, perwakilan tinggi UE untuk urusan luar negeri, mengatakan setelah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Yaman Ahmed Awad bin Mubarak bahwa UE mendukung pemerintah Yaman dan rakyatnya serta mendukung upaya perdamaian saat ini yang dipimpin oleh Utusan Khusus PBB untuk Yaman Martin Griffith. []






















