Seoul, Gontornews — Pemerintah ibu kota Korea Selatan, Seoul, Rabu (30/6/2021), memutuskan unutk menunda pelonggaran aturan jarak sosial selama satu pekan ke depan. Mereka menjelaskan bahwa penambahan kasus virus korona dalam beberapa waktu terakhir menjadi acuan.
Sebelumnya, pemerintah telah berencana untuk melonggarkan aturan jarak sosial, mengizinkan pertemuan lebih dari 6 orang mulai Kamis 1 Juli 2021 mendatang.
Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakti Korea, KDCA, melaporkan infeksi sebelum bulan Juni masih berada di bawah angka 700 kasus. Tetapi, Seoul, sebut Channel News Asia, justru melaporkan 794 kasus baru sepanjang hari Selasa (29/6/2021).
Otoritas kesehatan Korea Selatan, Yoo Tae-Ho mengatakan dari 759 kasus baru yang ditularkan secara lokal, 631 atau 83,1 persen berasal dari wilayah Seoul dan sekitarnya. Penambahan kasus secara mendadak tersebut dipicu oleh varian Delta virus korona yang lebih menular. Petugas kesehatan berhasil mengidentifikasi varian Delta di perguruan tinggi, tempat kerja hingga restoran yang terleta di tengah kota Seoul.
Para ahli meminta masyarakat untuk tetap berhati-hati sekalipun pembatasan telah diumumkan. Melalui aturan ini, jam operasional pub akan diperpanjang, larangan bertemu di atas 6 orang diperbolehkan.
Sejauh ini, Korea Selatan berhasil menginokulasi hampir 30 persen dari total 52 juta warga. Mereka pun menargetkan 70 persen warganya telah menjalani vaksinasi pada September mendatang.
Secara total, Korea Selatan telah melaporkan 156.961 kasus infeksi Covid-19 dengan 2.018 kematian. [Mohamad Deny Irawan]





















