Ponorogo, Gontornews — Pada hari Senin 28 Juni 2021, al Ustadz Haerul Akmal diundang untuk mengisi kuliah tujuh menit (Kultum) di Masjid Jami’ Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Salah satu dosen di Program Studi Perbandingan Madzhab UNIDA Gontor itu memaparkan tentang keutamaan Adzan dan Muadzin. Diantara keutamaan itu sebagai berikut:
- Cara agar dekat dengan Allah.
Muadzin (Orang yang mengumandangkan Adzan) merupakan salah satu diantara perbuatan atau amalan yang bisa mendekatkan seorang hamba kepada Allah. Sebagaimana firman Allah dalam QS Fusshilat:
وَمَنْ اَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّنْ دَعَآ اِلَى اللّٰهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَّقَالَ اِنَّنِيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
“Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan kebajikan lalu berkata, “Sungguh, aku termasuk orang-orang muslim (yang berserah diri)?” (QS: Fushilat: 33)
- Muadzin adalah orang yang paling panjang lehernya pada hari kiamat.
Dari Mu’awiyah bin Abi Sufyan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْمُؤَذِّنُونَ أَطْوَلُ النَّاسِ أَعْنَاقًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Seorang muadzin memiliki leher yang panjang di antara manusia pada hari kiamat.” (HR. Muslim )
Maksud dari kata panjang leher adalah banyak mendapat kebaikan, terhormat dan mulia menurut pendapat dari penjelasan beberapa ulama.
- Manusia, Jin dan segala sesuatu yang mendengar adzan makan akan bersaksi kelak di hari kiamat bagi Muadzin.
Dari Abu Sa’id Al Khudri, ia berkata bahwa ia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ يَسْمَعُ مَدَى صَوْتِ الْمُؤَذِّنِ جِنٌّ وَلاَ إِنْسٌ وَلاَ شَىْءٌ إِلاَّ شَهِدَ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Tidaklah suara adzan yang keras dari yang mengumandangkan adzan didengar oleh jin, manusia, segala sesuatu yang mendegarnya melainkan itu semua akan menjadi saksi pada hari kiamat.” (HR. Bukhari)
- Rasulullah SAW berdoa untuk Muadzin. sebagaiaman dalam doa beliau, “Allahumma Ighfir Lil Muazzdin”.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendoakan para Imam dan Muadzin,
اللَّهُمَّ أَرْشِدِ الْأَئِمّةَ وَاغْفِرْ لِلَمْؤَذِّنِيْنَ
“Ya Allah berikan kelurusan bagi para imam dan ampunilah para muadzin.” (HR. Abu Dawud)
- Balasan orang yang menjawab adzan adalah Surga.
“Kami pernah bersama Rasulullah SAW, lalu Bilal berdiri mengumandangkan azan. Ketika selesai, Rasulullah SAW bersabda, ‘Barang siapa mengucapkan seperti ini dengan yakin, niscaya dia masuk Surga’.” (HR an-Nasa’i).
Demikianlah isi kultum yang disampaikan oleh al Ustadz Haerul Akmal di masjid Jami’ UNIDA Gontor. Semoga jamaah bisa menghayati, merenungkan dan mengamalkan dari apa-apa yang sudah diketahui, seperti hal Adzan dan Muadzin. []






















