Pekanbaru, Gontornews – Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 7 Kampar, Riau, menyelenggarakan vaksinasi massal bagi guru dan santri. Gubernur Riau, Syamsuar, berharap pelaksanaan vaksinasi di Gontor Putri Kampus 7 Kampar dapat membantu pemerintah dalam mencapai target kekebalan komunal atau herd immunity.
Dalam sambutannya, Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 7 Kampar, KH Ma’ruf Chumaidi, mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi massal ini dilaksanakan sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
“Pelaksanaan vaksinasi di GP7 pada ini sudah sesuai dengan protokol kesehatan yang ditentukan pemerintah. Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar. Kami sangat berterimakasih atas kehadiran Bapak Gubernur, Wakapolda, Asisten I Irwasda Polda Riau, jajaran Polres Kampar dan kawan-kawan pengurus IKPM Pekanbaru-Riau,” ungkap Kiai Ma’ruf sebagaimana dilansir Paras Riau.
“Pak Gubernur Riau juga termasuk salah satu pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus 12 di Kabupaten Siak. Jasa beliau sangat luar biasa untuk Gontor di Riau,” sambung Kiai Ma’ruf.
Dalam pelaksanaan kali ini, jumlah santri yang mengikuti vaksinasi mencapai 300 orang santriwati. Selanjutnya, proses vaksinasi akan dilakukan secara bertahap kepada seluruh santri, ustadz dan ustadzah di lingkungan Gontor Putri Kampus 7 Kampar.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Riau, Syamsuar, melaporkan bahwa sejauh ini tidak ada santri ataupun santriwati di pesantren di Riau yang terpapar Covid-19. Beliau pun meminta semua pihak untuk membantu pemerintah dalam mempertahankan kekebalan komunal di pesantren.
“Kami meminta pak Kiai atau pimpinan untuk bisa bersabar dan mempertahankan ini. Insya Allah, pemerintah akan berusaha agar wabah Covid-19 ini bisa berakhir di negeri ini,” ucap Syamsuar.
“Saat ini patut kita syukuri, anak-anak sekarang sudah belajar tatap muka karena sebelumnya belajar daring. Untuk itu, vaksinasi itu harus tetap dilaksanakan. Karena Anda semua akan dipersiapkan untuk Indonesia Emas pada tahun 2045 mendatang, saat Indonesia memperingati 100 tahun kemerdekaan Indonesia.”
“Untuk itu, jagalah kekompakan dan kesatuan bangsa. Karena kalianlah yang akan memimpin bangsa ini ke depan,” tutupnya. [Mohamad Deny Irawan]























