Mariupol, Gontornews — Sebuah gudang milik Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dilaporkan rusak dalam serangan Rusia yang intens di kota tenggara Mariupol yang terkepung. Foto satelit dari Planet Labs PBC yang dianalisis oleh Associated Press menunjukkan hal itu. CNN juga melaporkan kejadian tersebut sebagaimana dirilis dw.com.
Foto satelit menunjukkan kerusakan pada atap gudang yang terdapat gambar/lambang Palang Merah Internasional (ICRC) di pinggiran Sungai Kalmius.
Dalam sebuah pernyataan, ICRC mengatakan telah mendistribusikan semua pasokan yang ada di gudang itu pada awal Maret dan tidak ada staf di lokasi itu sejak 15 Maret.
Sementara itu Iryna Vereshchuk, wakil perdana menteri Ukraina, mengatakan konvoi bus telah berangkat ke kota pelabuhan Mariupol dalam upaya mengevakuasi warga sipil.
ICRC mengatakan Rusia setuju untuk membuka koridor kemanusiaan. Puluhan ribu orang masih terjebak setelah beberapa pekan pengeboman Rusia.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina memposting video ke Twitter tentang Vereshchuk yang mengumumkan dua koridor kemanusiaan tambahan yang dibuka dari Melitopol dan Enerhodar ke Zaporizhzhia.[]






















