pesanan-majalah-edisi-khusus
26 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Sunday, 6 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Inpirasi Dakwah

Inilah Mudik yang Sesungguhnya!

Kita perlu mempersiapkan mudik dengan sebaik-baiknya karena tempat yang akan dituju merupakan “keabadian”.

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
1 May 2022
in Dakwah
1
Foto: Rusdiono Mukri/Gontornews.com

Bandung, Gontornews — Sudah menjadi tradisi setiap menjelang lebaran Idul Fitri masyarakat Indonesia, khususnya yang beragama Islam, mudik ke kampung halamannya. Menurut Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Prof Dr H Sofyan Sauri, MPd, mudik merupakan budaya asli yang tumbuh dan berkembang di masyarakat Indonesia. Sebuah budaya yang lahir dari perpaduan nilai dan tradisi yang sudah ada di masyarakat Indonesia.

“Mudik adalah tradisi tahunan orang Indonesia, terutama bagi umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan,” ujarnya pada kajian Ahad (1/5) pagi ba’da Shubuh dari Masjid Al-Falaq, Gegerkalong Tengah, Kota Bandung.

Lebih lanjut Prof Sofyan menuturkan, tradisi mudik lebaran merupakan ajang silaturahmi untuk mengungkapkan bentuk hubungan dekat antara bapak dengan anaknya, atau seseorang dengan kerabatnya dengan kasih sayang, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang artinya: “Dan bertakwalah kepada Allah, yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain dan peliharalah hubungan silaturahmi.” (QS an-Nisa: 1).

Namun, bagi umat Islam, mudik yang hakiki adalah perjalanan pulang ke kampung akhirat menuju Allah SWT. Allah berfirman, yang artinya: “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS Ali Imran: 133).

BACA JUGA

Rumil Al-Hilya Gelar Kajian ‘Ketentuan dalam Harta Warisan’ Bersama Ustadzah Aini Aryani Lc

Shafar Keadilan

Menjaga Semangat Qurban dan Ketaatan Setelah Hari Raya

Idul Adha: Membuktikan Cinta kepada Allah Melalui Ketaatan, Pengorbanan, dan Ketakwaan

Haflah Silaturahmi Idul Fitri, DDII Tegaskan Komitmen Bangun Indonesia Adil Makmur 2045

“Mudik adalah pulang menuju kampung akhirat dengan membawa perbekalan ampunan dari Allah dan bekal pahala untuk menempati surga-Nya. Inilah mudik yang tidak bakal ada peristiwa kembali lagi. Sekali sudah mudik ke akhirat, maka tidak akan ada jalan lagi kembali ke dunia,” terangnya pada pengajian bertajuk “Kajian Surat An-Nur Ayat 42: Mentafakuri Makna Mudik dalam Perspektif Islam.”

Dengan kata lain, mudik yang sesungguhnya adalah kembalinya kita kepada Allah SWT. Kembali dengan mempersiapkan bekal yang kelak akan dibawa ke hadapan Allah, yaitu bekal iman, ilmu, dan amal shalih.

Karena itu, kita perlu mempersiapkan mudik dengan sebaik-baiknya karena tempat yang akan dituju merupakan “keabadian”, apakah di surga atau neraka. Sugesti mudik hakiki yang baik ditengarai dengan tawaran menempati surga yang luasnya seluas langit dan bumi (QS Ali-Imran: 133).

Menurut Prof Sofyan, hakikat mudik itu didasarkan pada firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 156 yang artinya: “… Mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi raji‘un” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali). Karena itu, “Jangan terlena dunia yang sementara,” tandasnya pada pengajian yang digelar secara hybrid dengan aplikasi Zoom.

Lalu apa bekal yang perlu kita siapkan untuk mudik menuju kampung akhirat? Menurut Guru Besar kelahiran Cianjur, 20 April 1956 itu, ada tujuh bekal yang mesti dipersiapkan. Pertama, tabungan amal sebaik mungkin selama di dunia. Dalam surat Al-Mulk ayat 1-2 Allah berfirman yang artinya: “Mahasuci Allah yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu, yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. dan Dia Mahaperkasa lagi Maha Pengampun.”

Kedua, bertakwa. Allah berfirman yang artinya: “Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan (maksiat) di (muka) bumi, dan kesudahan (yang baik) itu (surga) adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS al-Qashash: 83).

Ketiga, lanjut dosen Program Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor itu, mengerjakan amal shalih. Allah berfirman yang artinya: “Duhai, alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal shalih) untuk hidupku ini.” (QS al-Fajr: 24).

Keempat, banyak menangis sebagai tanda tobat. Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya: “Surga dan neraka ditampakkan kepadaku, maka aku tidak melihat tentang kebaikan dan keburukan seperti hari ini. Seandainya kamu mengetahui apa yang aku ketahui, kamu benar-benar akan sedikit tertawa dan banyak menangis. (HR Muslim, No. 2359).Foto: Rusdiono Mukri/Gontornews.com

Kelima, menyiapkan amalan yang pahalanya terus mengalir. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang shalih” (HR Muslim, No. 1631).

Keenam, melatih perilaku dengan akhlak karimah sesuai Al-Qur’an dan As-Sunah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Allah berfirman yang artinya: “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.” (QS al-Ahzâb: 21).

Ketujuh, berdoa agar bisa wafat dengan predikat husnul khatimah. Allah berfirman yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” (QS Ali ‘Imran: 102).

“Dan kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan kepada Allah-lah kembali (semua makhluk).” (QS An-Nur: 42). []

Tags: MudikProf Sofyan SauriUIKAUPI
Share123Tweet77Send
Previous Post

Krisis Ekonomi Berlanjut, Sri Lanka Naikkan Harga Obat

Next Post

Rusia: Risiko Perang Nuklir Harus Diminimalkan

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Comments 1

  1. Danny says:
    4 years ago

    Alhamdulillah
    Sangat bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

2 September 2026
Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

30 August 2026
IKPM Banten Gelar Silaturahmi dan Pelepasan Santriwati Gontor

IKPM Banten Gelar Silaturahmi dan Pelepasan Santriwati Gontor

1 September 2026
Wakil Bupati Lebak Hadiri Panggung Gembira Spektakuler Smart Generation 627 Darel Azhar

Wakil Bupati Lebak Hadiri Panggung Gembira Spektakuler Smart Generation 627 Darel Azhar

30 August 2026
Haflah Tilawatil Qur’an SIT Insantama Leuwiliang, Orang Tua: Jadikan Al-Qur’an Lentera Kehidupan

Haflah Tilawatil Qur’an SIT Insantama Leuwiliang, Orang Tua: Jadikan Al-Qur’an Lentera Kehidupan

0
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

0
pembukaan gihes

GIHES 2026: Mencerdaskan Bangsa Melalui Pengembangan Pendidikan Holistik

0
Nyali Kemandirian ala Pesantren

Nyali Kemandirian ala Pesantren

0
Rasa Malu*

Rasa Malu*

0
Haflah Tilawatil Qur’an SIT Insantama Leuwiliang, Orang Tua: Jadikan Al-Qur’an Lentera Kehidupan

Haflah Tilawatil Qur’an SIT Insantama Leuwiliang, Orang Tua: Jadikan Al-Qur’an Lentera Kehidupan

5 September 2026
pembukaan gihes

GIHES 2026: Mencerdaskan Bangsa Melalui Pengembangan Pendidikan Holistik

5 September 2026
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

5 September 2026
Nyali Kemandirian ala Pesantren

Nyali Kemandirian ala Pesantren

5 September 2026
Rasa Malu*

Rasa Malu*

4 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result