Pimpinan Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Balebo, KH Untung Sunardi, dalam laporannya menyampaikan, untuk tahun ini sebanyak 90 tahfidz yang terdiri atas 43 putra dan 47 putri resmi diwisuda. Sebanyak 7 orang di antaranya tahfidz 30 juz.
“Pada wisuda tahun lalu, pemerintah berharap Pondok Pesantren Darul Arqam Balebo menjadi salah satu penghadir tahfidz sebagaimana target pemerintah untuk menghadirkan satu hafidz satu desa. Kita coba menjawabnya dengan digelarnya wisuda tahun ini dengan jumlah yang meningkat dibanding tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Setelah target satu hafidz satu desa tercapai, Pemkab Lutra kembali menargetkan satu hafidz satu masjid. Target itu seiring makin menjamurnya pondok pesantren di Lutra.
“Tujuh tahun terakhir pondok pesantren di Luwu Utara kian menjamur, dan mencetak penghafal Alquran. Bahkan ada pondok yang sudah mencetak puluhan penghafal Alquran setiap melakukan wisuda. Tentu kita sangat bersyukur akan hal itu, dan pastinya itu juga mewujudkan program satu hafidz satu desa di Luwu Utara,” kata Bupati Indah.
Bupati perempuan pertama di Sulsel itu menambahkan, salah satu program unggulan Pemkab Lutra yaitu bagaimana menghadirkan penghafal Alquran di setiap desa melalui program Sadar Lutra, yaitu satu desa penghafal Alquran di Lutra.
“Saya ucapkan selamat kepada anak-anak kita yang diwisuda kali ini, tentu kita semua berharap ke depan Pondok Pesantren Darul Arqam Balebo ini terus mencetak penghafal Alquran,” tutup Bupati Indah. [Fath]





















