Kyiv, Gontornews — Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia mengatakan pada hari Jumat (16/9) bahwa pihaknya berencana untuk mengirim tim ke Izium guna memverifikasi klaim oleh Ukraina bahwa kuburan massal telah ditemukan di sana setelah kota itu direbut kembali dari tentara Rusia.
“Rekan-rekan kami di Ukraina menindaklanjuti tuduhan ini, dan mereka akan mengatur kunjungan pemantauan ke Izium untuk menentukan keadaan kematian orang-orang ini,” kata juru bicara Elizabeth Throssell.
Sementara itu Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg telah mengingatkan kembali terhadap harapan perang segera berakhir meskipun keberhasilan militer Ukraina baru-baru ini melawan Rusia.
“Tentu saja sangat menggembirakan melihat pasukan Ukraina mampu merebut kembali wilayah dan juga menyerang di belakang garis Rusia,” kata Stoltenberg kepada penyiar nasional Inggris, BBC.
“Pada saat yang sama, kita harus memahami bahwa ini bukan awal dari akhir perang,” ujarnya. []






















