London, Gontornews – Mudassar Ahmed seorang warga London menginisiasi bantuan kemanusiaan untuk para korban serangan London, Rabu (22/3). Dilansir Independent, Pria muslim itu berhasil mengumpulkan 17.000 Euro hanya dalam waktu 24 jam saja setelah insiden.
Bagi Mudassar Ahmed, tragedi yang menyebabkan setidaknya 40 orang luka-luka tersebut telah menyayat hatinya. Mudassar merasakan teror yang melanda dan isolasi tempat sekitar 4 jam lamanya.
“Saya terkejut melihat luka dan hilangnya nyawa tepat di depan jendela saya,” kata Mudassar Ahmed, Jum’at (24/3).
“Saya merenungi apa artinya menjadi seorang yang lahir dan besar di London serta menemukan kebanggaaan tentang bagaimana keamanan dan pelayanan medis (diberikan kepada masyarakat London),” tambahnya.
Mudassar juga menyatakan kebanggaannya terhadap parlemen Westminster Bridge yang menjadi salah satu lembaga tertua di dunia meski sejumlah kebijakan pemerintah dan partai politik kerap dikritik oleh masyarakat London.
“Parlemen untuk saya adalah lembaga (Westminster Bridge) tertua di dunia, terlepas dari kiritik terkait kebijakan pemerintah dan partai pengusung. Bagi kami, Lembaga itu mencerminkan bagaimana kehendak rakyat dapat dinyatakan dengan sopan dan bermartabat,” kata Mudassar.
Hingga berita ini diturunkan, Mudassar menaikkan target dana yang akan dikumpulkan menjadi 20.000 euro mengingat semakin meningkatnya respon dan kepedulian masyarakat. [Mohamad Deny Irawan]





















