pesanan-baju-kaos
29 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Monday, 9 November, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Sains

ORISINILITAS PENEMU AMERIKA

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
10 years ago
in Sains
0

BACA JUGA

Rutin Konsumsi Teh Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Manfaat Olahraga Aerobik untuk Kesehatan Jantung

Laba-Laba Bisa Bermimpi, Benarkah?

Risiko Depresi Karena Asupan Garam Tinggi

Komunitas Psikiatri Dunia Soroti Tingginya Angka Kematian Akibat Bunuh Diri

Oleh Dedi Junaedi
Wartawan dan Dosen Ekonomi Islam INAIS Bogor

Christopker Columbus [30 Oktober 1451 – 20 Mei 1506] sudah lama dipercaya sebagai penemu benua Amerika. Saudagar penjelajah asal Genoa, Italia ini konon mendarat pertama di pantai Amerika pada 12 Oktober 1492. Belakangan posisi Columbus terancam seiring beberapa temuan arkeologis baru di sana.
Menurut Howard Zinn dalam buku A People’s History of the United States( 2003), ada fakta bahwa Columbus bukan orang pertama tiba di Amerika. Saat armadanya mendarat di San Salvador dan Bahama, di sana sudah ada pemukiman. Antara lain suku Lucayan, Taíno, dan Arawak. 
Columbus, kata William D. Phillips Jr., dalam The Oxford Companion to World Exploration (2012), juga bukan orang Eropa pertama yang sampai ke benua itu. Pada abad ke-11, telah diakui secara meluas bahwa orang-orang Viking dari Eropa Utara telah berkunjung ke Amerika Utara. Mereka kemudian membangun koloni L’Anse aux Meadows untuk beberapa masa. 
Awalnya, Colombus mengira bahwa pulau tersebut masih perawan, belum berpenghuni sama sekali. Mereka berorientasi menjadikan pulau tersebut sebagai perluasan wilayah Spanyol. Tetapi setelah menerobos masuk, Columbus ternyata kaget menemukan bangunan yang persis pernah ia lihat sebelumnya ketika mendarat di Afrika. Semula ada sambutan ramah dari suku Indian, tetapi setelah ketahuan niat buruknya datang di pulau itu, Colombus banyak mendapat resistensi dari penduduk setempat. Beberapa armada kapal milik rombongan Colombus ditenggelamkan oleh suku Indian sebab mereka merasa terganggu dan terancam oleh kedatangannya. 
Sejatinya, sudah ada banyak perkiraan dan perdebatan soal sejarah penemuan pertama Amerika. Beberapa telah membeberkan bukti jejak-jejak pendaratan para pelayar sebelum Columbus ke Amerika. Yang terbaru adalah bukti akeolog tahun 2014 (dipublikasi resmi menjelang akhir 2016).. Menurut portal worldnewsdailyreport.com, tim dari University of Rhode Island menunjukkan bukti bahwa pelaut Muslim mungkin saja menjadi orang pertama yang telah menetap di pantai Amerika. Mereka menemukan manuskrip Al-Qur’an buatan abad ke-9. Artinya sekitar lima abad sebelum Columbus mendarat,
Penemuan manuskrip kuno tersebut membuat para penelitinya terkejut. Prof Evan Yuriesco, yang bertanggung jawab atas tim peneliti, berkisah: “Awalnya, kami berharap menemukan jejak permukiman penduduk asli Amerika era prasejarah, seperti yang telah kami temukan beberapa dekade terakhir. Tak disangka, kami menemukan pot tanah liat abad ke-9 yang di dalamnya mengandung naskah kuno bertulisan Arab.”
Tim peneliti menemukan bukti arkeolog berharga itu pada lokasi yang diduga merupakan kawasan pemakaman pelaut. Empat kerangka manusia yang telah ditemukan di situs. Semunya dalam keadaan terdekomposisi. Untuk mengkajinya diperlukan tes DNA. Tim menemukan ada gigi yang mengalami caries dini. Ada dugaan itu berasal dari seseorang yang meninggal akibat pola makan yang buruk atau penyakit yang belum bisa dijelaskan.
“Bukti menunjukkan bahwa Muslim jauh lebih dulu tiba di AS sebelum Columbus,” ujar Yuriesco. Dia mengaku tidak siap dengan semua itu. Namun, lanjutnya, ‘’kami yakin sejarah memang harus ditulis ulang.” Para peneliti dari Rhode Island University mengharapkan penemuan tersebut tidak menimbulkan kontroversial
Sejumlah barang juga ditemukan, seperti kain, koin dan dua pedang lengkung, namun artefak yang tersisa berada dalam keadaan hampir tidak dikenali. Karat telah menghancurkan jejak dari tulisan di pedang dan koin. Sementara, potong kain juga telah lapuk karena usia dan kelembaban yang ekstrim di daerah tersebut.
Dua pot tanah liat juga ditemukan dalam keadaan mengejutkan. Salah satunya berisi manuskrip berharga (diduga kuat lembaran mushaf Al-Qur’an). Yang satu lagi berisi campuran rempah-rempah kering yang tak dikenal atau belum teridentifikasi. Proses identifikasi kelak diharapkan bisa membawa bukti lebih lanjut tentang asal-usul penghuni laut ini yang lain.
Tidak terlalu sulit menentukan umur manuskrip ini. Apalagi seluruh kaligrafi di manuskrip bergaya Kufi. Ahli sejarah Islam abad pertengahan dari University of Massachussets, Dr Karim Ibnu Fallah, telah meyakini bahwa manuskrip itu dibuat abad ke-9. “Kufic adalah bentuk kaligrafi tertua dari berbagai skrip Arab. Dia merupakani bentuk modifikasi dari script Nabataean tua,” jelasnya. 
“Kufic dikembangkan sekitar akhir abad ke-7 di Kufah, Irak. Penemuan skrip Kufi di era pra-Columbus Amerika sangat menarik,” tambah Ibnu Fallah dengan antusias.
Byron Kent, museologist di Smithsonian Institute, mengatakan temuan manuskrip pra-Columbus ini benar-benar sangat mengganggu. “Tidak ada yang meragukan bahwa peta Arab pra-Colombus adalah yang terbaik di dunia,” ujar Kent. “Namun tidak ada peta awal yang menunjukan pengetahuan orang Arab mengetahui adanya Benua Amerika.”
Meski demikian, masih menurut Kent, gagasan populasi Muslim bepergian melintasi Atlantik sebelum Colombus adalah sesuatu tidak bisa dibantah. Banyak pakar juga tidak berupaya membantah bahwa Islam pernah sangat unggul dibanding Barat.
“Muslim pasti memiliki keahlian teknologi untuk melakukannya,” demikian Kent. “Namun tidak ada catatan tertulis bahwa mereka pernah melakukannya. Namun, temuan peneliti Universitas Rhode Island adalah bukti kuat Muslim memang melakukannya.”
Richard Francaviglia, penulis buku best seller Far Beyond the Western Sea of the Arabs: Reinterpreting Claims about Pre-Columbian Muslims in the Americas dari Universitas Willamette, mengatakan penemuan ini benar-benar mengejutkan dan dapat mengguncang komunitas sejarawan dunia.
“Premis Islam pra-Columbia menemukan Dunia Baru sangat menarik karena masuk akal,” ujar Francaviglia. “Pelaut Muslim memiliki kemampuan navigasi luar biasa, jauh sebelum orang Eropa melaut.”
Berbagai catatan memperlihatkan Muslim cepat mengeksplorasi dan menjajah sebagian besar Dunia Lama pada abad kesembilan dan kesepuluh. “Columbus pun berhutang budi pada ketrampilan pelaut Muslim,” pungkas Francaviglia. 
Sejarawan Muslim dan ahli geografi, Abul-Hassan Ali Ibn Al-Hussain Al-Masudi (871-957 M), menulis buku Muruj adz-Dhahab wa Maadin alJawhar (Padang Rumput Emas dan Tambang Permata) pada era Kekhalifahan Muslim Spanyol Abdullah Ibn Muhammad (888-912 M). Menurutnya,, seorang navigator Muslim, Khashkhash bin Said bin Aswad, dari Cortoba, Spanyol telah berlayar dari Delba (Palos) pada 889 M. Dia menyeberangi Atlantik, mencapai wilayah yang tidak dikenal dan kembali dengan harta yang luar biasa. 
Peta Dunia karya Al-Masudi telah memuat ada daerah besar di lautan yang gelap dan berkabut. Dia menyebut sebagai wilayah yang tidak dikenal. Wilayah itu dipercaya oleh banyak sarjana sebagai wilayah kini dikenal sebagai Amerika. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dengan bangga telah menyebut di forum internasional bahwa pelaut Muslim adalah penemu Benua Amerika yang sebenarnya.
Dedi Junaedi







Tags: AmerikaColombusMuslimORISINILITASPenemu
Share13Tweet8Send
Previous Post

Muslim Inisiasi Bantuan bagi Korban Serangan London

Next Post

Dewan Muslim Britania Kutuk Serangan London

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

2 November 2026

Komjen (Purn) Dr Nurfaizi Suwandi: Mutiara Indonesia di Negeri Piramida

13 February 2018
Kiai Jamhari dan Wasiat Kemandirian Perempuan

Kiai Jamhari dan Wasiat Kemandirian Perempuan

2 November 2026
Santriwati Darul Muttaqin Parung Bogor Kunjungi Majalah Gontor

Santriwati Darul Muttaqin Parung Bogor Kunjungi Majalah Gontor

1 November 2026
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
Al-Amanah Al-Gontory Gelar Kuliah Umum Pendidikan Holistik

Al-Amanah Al-Gontory Gelar Kuliah Umum Pendidikan Holistik

0
Al-Amien Prenduan Raih Juara Umum ATLAS 2026

Al-Amien Prenduan Raih Juara Umum ATLAS 2026

0
Raudhatul Hasanah Medan ‘Belajar’ Bahasa Arab dari Mumtaza Banjarnegara

Raudhatul Hasanah Medan ‘Belajar’ Bahasa Arab dari Mumtaza Banjarnegara

0
Materi Mitigasi Bencana Harus Masuk Kurikulum Pesantren

Materi Mitigasi Bencana Harus Masuk Kurikulum Pesantren

0
Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

0
Al-Amanah Al-Gontory Gelar Kuliah Umum Pendidikan Holistik

Al-Amanah Al-Gontory Gelar Kuliah Umum Pendidikan Holistik

8 November 2026
Al-Amien Prenduan Raih Juara Umum ATLAS 2026

Al-Amien Prenduan Raih Juara Umum ATLAS 2026

8 November 2026
Raudhatul Hasanah Medan ‘Belajar’ Bahasa Arab dari Mumtaza Banjarnegara

Raudhatul Hasanah Medan ‘Belajar’ Bahasa Arab dari Mumtaza Banjarnegara

7 November 2026
Materi Mitigasi Bencana Harus Masuk Kurikulum Pesantren

Materi Mitigasi Bencana Harus Masuk Kurikulum Pesantren

7 November 2026
Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

6 November 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result