Sacramento, Gontornews — Badan cuaca Amerika Serikat, Kamis (09/03/2023), memperingatkan masyarakat California tentang sungai atmosfer baru yang dikenal dengan “Pinneaple Express”. Sungai atmosfer ini merupakan aliran suhu hangat subtropis yang membentang dari Pasifik ke Hawaii. Mereka memprediksi sungai atmosfer ini akan berdampak besar di wilayah California Utara dan Tengah.
Sungai Atmosfer ini diperkirakan akan menyebabkan hujan lebat, angin kencang, badai petir dan ancaman banjir di negara bagian California. Ancaman banjir yang muncul berasal dari kombinasi hujan dan pencairan dari beberapa kumpulan salju besar di pegunungan California. Sementara badai yang mengancam berasal dari dorongan hembusan udara Arktik.
Peramal cuaca mengatakan gumpalan salju di ketinggian sangat besar sehingga seharusnya bisa menyerap hujan. Tetapi, ketinggian di bawah 1.219 meter akan terlihat pencarian dan limpasan. Mereka pun mencirikan ancaman banjir sedang dalam situasi tersebut. Sementara pada ketinggian, badai akan membawa salju lebat setebal 2,4 meter di beberapa lokasi.
“Kami telah melalui banyak badai salju tetapi tidak sebanyak ini, itu sudah pasti,” kata Alan Zagorsky, seorang penduduk di Pegunungan San Benardino Los Angeles.
“Saat ini, mereka sedang mencari tempat untuk menyimpan barang-barang ini,” sambungnya sebagaimana dilansir AP.
“Ini adalah badai terburuk yang pernah saya lihat dalam 34 musim dingin (yang saya lewati),” ucap Don Black yang membantu tetangganya membersihkan properti dari tumpukan salju. [Mohamad Deny Irawan]





















