Kyiv, Gontornews — Ukraina mengatakan telah menembak jatuh rudal hipersonik Rusia di atas Kyiv menggunakan sistem pertahanan Patriot buatan AS yang baru diperoleh.
Laman dw.com melansir, Komandan Angkatan Udara Ukraina Mykola Oleshchuk mengumumkan operasi tersebut di Telegram pada hari Sabtu (6/5). Dia mengatakan bahwa rudal balistik tipe Kinzhal dicegat dalam serangan semalam pada 4 Mei.
“Saya mengucapkan selamat kepada orang-orang Ukraina atas peristiwa bersejarah tersebut. Ya, kami menembak jatuh Kinzhal yang ‘unik’,” tulis Oleshchuk.
Klaim yang belum dikonfirmasi itu akan menandai kasus pertama Ukraina yang berhasil mencegat apa yang dianggap sebagai salah satu rudal paling modern Moskow. Rusia sebelumnya membual tentang kecepatan dan kemampuan rudal tersebut.
Militer Rusia mengatakan memiliki jangkauan hingga 2.000 kilometer (sekitar 1.250 mil), dengan kecepatan 10 kali kecepatan suara. Oleh karena itu, sulit untuk dicegat.
AS setuju untuk mengirim sistem pertahanan darat-ke-udara tercanggihnya, Patriot, pada bulan Oktober.
Rudal tersebut dapat menargetkan pesawat terbang, rudal jelajah, dan rudal balistik jarak pendek seperti yang digunakan Rusia untuk membombardir daerah pemukiman selama konflik, yang sekarang memasuki bulan ke-15. []






















