pesanan-majalah-edisi-khusus
27 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Sunday, 23 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Cahaya

Bermimpilah!

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
3 May 2017
in Cahaya
0

Oleh KH Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Gontor

Bermimpilah. Karena Gontor pun memiliki cita-cita yang bunyinya begini: “Gontor omahku tegal sawahku, Asia halamanku, Eropa Amerika pelanconganku.”

Itu diucapan saat Gontor belum punya apa-apa, belum mendapatkan pengakuan, tapi sudah bermimpi.

Gontor bukan hanya mengatur kehidupan. Orang kaya, polisi, tentara, pegawai, birokrat, petani, pedagang amat sangat bisa untuk mengatur kehidupan di pesantren. Tetapi, kami tidak yakin mereka bisa mendidik pesantren. Dengan harta, tahta, senjata, undang-undang, kesejahteraan dan politik, (pesantren) bisa diatur. Tetapi, belum tentu bisa mendidik. Jadi, pekerjaan kita ini adalah ‘mendidik kehidupan’.

BACA JUGA

Taujih Tarhib Ramadhan

Pondasi Kemenangan

ADAB

Karakter Munafik, Waspadalah!

Metro TV, Mau Ke Mana?

Inilah Gontor mendidik. Dan yang mendidik itu terdidik. Maka, terjadilah seperti antum (alumni) cair dengan sedemikian saja, karena di Gontor sudah dibuat melebur latar belakangnya. Yang gemuk diatur yang kurus, yang kibar diatur yang shigor; yang gemuk, yang kurus, makan 1 piring atau tiga piring, bayarnya sama; anak majikan dihukum anak karyawan; tidak ada yang protes. Karena sudah ‘terdidik’.

Gontor tidak terpengaruh apa-apa, tidak pak kiainya, tidak direkturnya, tidak qismul amnya. Kalau ada anak pejabat yang cabut, silakan. Very good very fine, tidak mau ikut cari yang lain.

Gontor tidak hanya mengajar ta’lim al–muta’allim , tapi juga ta’lim al–mu’allim. Anak-anak bukan hanya dididik untuk menjadi murid yang baik, akan tetapi menjadi guru yang baik. Liyundziruu qaumahu.

“Ketika ditanya bagaimana mendidik 4000 anak 24 jam, makan, tidur, shalat, olahraga di tempat yang sama? Sistem apa, madzhab mana, pola pendidikan apa, aliran pendidikan barat atau timur yang dipakai?” Beliau menjawab, ”Saya mendidik 4000 karena bisa mendidik 400, saya bisa mendidik 400 karena bisa mendidik 40. Saya bisa mendidik 40 karena bisa mendidik 4 orang.” Saya berarti pondok.

Gontor itu mendidik 4 orang dengan militansi dan sungguh-sungguh, dengan segala dinamika yang terdidik, akhirnya bisa mendidik 40 orang. Jumlah 40 yang terdidik disiplin, dinamis, kreatif, aktif , penuh inisiatif, bisa mendidik 400 orang. Sebanyak 400 yang terdidik seperti itu pula bisa mendidik 4000 orang. Maka, mendidik 4000 sama seperti 4 anak.

Di Gontor kehidupan mencair begitu saja. Begitu masuk Gontor, copot baju NU, Muhammadiyah.

Kita mendidik anak-anak menjadi tuan di negeri sendiri. Penjaga kopel yang seumuran anak SMA, mereka dididik memegang duit miliaran. Penjaga kopel, bagian keamanan tetap bayar uang sekolah. Gontor adalah republik kemandirian, bukan republik investor.

Gontor bisa diatur dengan sedemikian rupa bukan karena pak kiainya, Nabi atau wali; bukan karena saya (Pak Hasan), Pak Syukri, Pak Syamsul. Tapi karena al–barakatu fil harakah.

Memberi contoh yang baik gampang, yang sulit adalah menjadi contoh. Di dunia ini banyak yang memberi, mengajarkan dan menunjukkan contoh yang baik tapi sulit menjadi contoh itu sendiri. Lihat Pak Kiai, banyak mana tidurnya dengan anak, banyak mana makannya dengan santri.

Trimurti belum pernah menerima mobil dan sebagainya, tapi ketika turun, barulah kami adakan KUK, UKK, apotek, dsb. Akhirnya Alhamdulillah kita bisa hidup, menghidupi dan menghidupkan. Bahkan sekarang, Alhamdulillah kita bisa menjadi tuan di negeri sendiri. Tapi tidak meninggalkan panca jangka, tetap aman, nyaman,sehingga tidak diganggu oleh pihak lain.

Di zaman intervensi, kita tetap menjaga keamanan kita. Aman panca jiwa, aman kemandirian, aman ukhuwah islamiyah.

Di atas hanya Allah, di bawah hanya tanah. Tidak ada pengaruh NU, Muhammadiyah, UNESCO, PBB tidak bisa berbuat apa-apa di Gontor. Legislatif, yudikatif, eksekutif, harta, tahta, senjata, kereta, berita tidak akan mempengaruhi Gontor. Karena Gontor miliknya umat Islam seluruh dunia.

Keunikan Pondok Gontor tidak sama dengan rumusan-rumusan pendidikan di luar. Rumusan pendidikan pondok tidak sama dengan rumusan atau ukuran yang ada di organisasi lain. Contohnya anak seumur itu, meninggalkan orangtua dan rumahnya berbulan dan sebagainya tidak cocok dengan ilmu jiwa dan kedokteran. Ilmu jiwa dan ilmu kedokteran dengan Gontor tidak cocok, tapi Gontor berhasil.

Anak kelas satu KMI ketika liburan tidak akan nyambung dengan anak SMP kelas satu. Anak kelas lima KMI tidak nyambung dengan anak kelas dua SMA. Karena mereka tahu apa itu hidup, ‘why’ dan ‘what for’nya kehidupan, tapi SMA belum tentu. Di luar tidak ada organisasi punya inisiatif, apalagi PG dan DA, tapi di Gontor ada. Di sana ada kebersamaan, keikhlasan, kolaborasi, eskplorasi bakat anak; yang tidak dibayar malah membayar. Maka inilah ‘barakah’nya ‘harakah’.

Pesantren-pesantren di Indonesia dengan keadaan seperti ini bertambah dan naik meskipun dibilang teroris, radikal, kumuh, kemunduran, tidak bisa cari pekerjaan, dsb. Karena tetap Mundzirul qaum sebagai lembaga pendidikan.

Ingat keunikan kita ini. Mari kita pertahankan dan kawal terus, karena saya akan menitipkannya ke generasi selanjutnya. Mungkin yang akan datang lebih besar tapi nilai-nilai tidak boleh berubah, bergeser, berganti. Karena (pondok) bukan milik negara, keluarga, partai dan organisasi, tapi ini milik umat Islam seluruh dunia. Begitulah tercatat dalam piagam.

Maka, biarlah Gontor tetap jadi lembaga pendidikan, dan personel-personelnya silakan menjadi ini, itu, dan sebagainya, dan kalau bisa menjadi pendidik-pendidik masyarakat sekitarnya.

Tags: GontorKH Hasan Abdullah Sahal
Share21Tweet13Send
Previous Post

Masjid Cheng Ho Berarsitektur Khas Tiongkok

Next Post

Aksi Simpatik 55, Din: Semoga Ini Jihad Kita

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

20 August 2026
Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

20 August 2026
Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

16 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

22 August 2026
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Serunya Hari Kreativitas Siswa SDIT Insantama Leuwiliang di Tengah Peringatan Hari Kemerdekaan RI

Serunya Hari Kreativitas Siswa SDIT Insantama Leuwiliang di Tengah Peringatan Hari Kemerdekaan RI

0
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

0
haul alm kh helmy abdul mubin

Haul Perdana KH Helmy Abdul Mubin, Momentum Teladani Perjuangan Pendiri Pesantren Ummul Quro Al-Islami Bogor

0
Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

0
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

0
Serunya Hari Kreativitas Siswa SDIT Insantama Leuwiliang di Tengah Peringatan Hari Kemerdekaan RI

Serunya Hari Kreativitas Siswa SDIT Insantama Leuwiliang di Tengah Peringatan Hari Kemerdekaan RI

22 August 2026
haul alm kh helmy abdul mubin

Haul Perdana KH Helmy Abdul Mubin, Momentum Teladani Perjuangan Pendiri Pesantren Ummul Quro Al-Islami Bogor

22 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

22 August 2026
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

20 August 2026
Santriwati Gontor Putri Kampus 4 Kediri Peringati HUT RI Ke-81 dengan Tertib dan Semangat

Santriwati Gontor Putri Kampus 4 Kediri Peringati HUT RI Ke-81 dengan Tertib dan Semangat

20 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo
  • Yang di Wakafkan Pondok Ini Bukan Harta Bendanya Saja, Bukan Gedungnya Saja, Bukan Tanahnya Saja, Tetapi Nilai-Nilai Yang Ada di Pondok Ini, Ide Yang Ada di Pondok Ini, Sistem Yang Ada di Pondok Ini Adalah Wakaf Bagi Kita Semua.KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.#gontornews #majalahgontor #gontor #pondokmoderngontor #gontorponorogo
  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
📖 Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
📖 Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
📖 September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan Anda🛒 Segera pesan sebelum kehabisan!
🔗 https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews
  • Silahkan daftar melalui link ini : https://tinyurl.com/iklan-magonatau link bisa lihat di profile
  • Batas Akhir 7 Agustus 2026
Link Pendaftaran ada di profile"Kesempatan boleh datang berkali-kali, tetapi momen 100 Tahun Gontor hanya terjadi sekali. Jangan hanya menjadi saksi sejarah. Jadilah bagian dari sejarah."
  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result