Ponorogo, Gontornews — Pengurus Cabang Ikatan Keluarga Pondok Modern (PC IKPM) Gontor Cabang Ponorogo pada Rabu (24/12/2025) sukses menyelenggarakan kegiatan Bincang Ilmiah Santai: Tadabbur Surat Al-‘Ashr. Kegiatan tersebut digelar di Masjid Jami’ Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dan diikuti oleh kurang lebih 100 orang peserta.
Kepada Gontornews.com, Ustadzah Hj Lailatun Namiroh MPd, Bagian Keputrian PP IKPM Gontor menjelaskan bahwa peserta yang hadir terdiri atas alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Konsulat Ponorogo lintas marhalah, Sayyidah Gontor, dan UNIDA Gontor. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang usia dan peran, sambungnya, menunjukkan kuatnya kerinduan akan majelis ilmu yang menenangkan dan menguatkan orientasi hidup.
Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan Bincang Ilmiah Santai ini, PC IKPM Gontor Cabang Ponorogo berupaya menghadirkan majelis ilmu yang tidak sekadar menambah pengetahuan, tetapi juga menghidupkan kesadaran ruhani dan menggerakkan amal. “Sebuah ikhtiar sederhana untuk menjadikan waktu sebagai amanah, iman sebagai cahaya, dan cinta kepada Allah sebagai arah perjalanan hidup,” tekannya.
Hadir sebagai narasumber pilihan, Dr Hj Fadhillah Ulfa Lc MA, daiah lintas negara sekaligus alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor Putri tahun 1999 awal. Dosen Tasawuf, Prodi Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) itu pun sukses menarik perhatian jamaah lewat pemaparan tadabbur al-Qur’an Surat Al-‘Ashr yang sistematis dan reflektif.
Beberapa pokok pemikiran yang disampaikan antara lain:
- Waktu sebagai amanah yang tidak dapat diulang dan menjadi ukuran kerugian atau keberuntungan manusia.
- Hakikat kerugian insan sebagaimana ditegaskan dalam QS. Al-‘Ashr, kecuali bagi mereka yang beriman, beramal shalih, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.
- Keterkaitan iman, amal shalih, dan dakwah sebagai satu kesatuan proses tarbiyah insan.
- Sabar sebagai fondasi keteguhan dalam ketaatan, menjauhi maksiat, dan menghadapi ujian kehidupan.
- Cinta yang sejati kepada Allah SWT sebagai poros kehidupan, yang melahirkan ketenangan batin dan kemurnian amal.
Para peserta menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Kajian Tadabbur QS. Al-‘Ashr dirasakan sebagai pengingat yang berulang tentang pentingnya muhasabah diri, terutama dalam mengelola waktu dan menata kembali orientasi hidup agar senantiasa terarah kepada Allah SWT.
Selain sebagai majelis ilmu, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan kembali alumni lintas marhalah dalam suasana ilmiah dan ukhuwah.
Para peserta berharap agar PC IKPM Gontor Cabang Ponorogo dapat menyelenggarakan kegiatan ilmiah serupa secara rutin dan berkesinambungan. ”Sehingga iman tetap terjaga, bertumbuh, dan nilai-nilai kepesantrenan terus hidup di tengah dinamika kehidupan alumni,” pungkas Ustadzah Namiroh, Dosen Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UNIDA Gontor itu. [Edithya Miranti]






















