Jakarta, Gontornews — Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DKI Jakarta akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda), 28 Januari 2025 mendatang. Acara yang diselenggarakan di Hotel Gren Alia, Cikini, Jakarta, ini mengagendakan penyampaian laporan kerja pengurus IKAPI DKI Jakarta Periode 2021-2026, seminar peluang dan tantangan usaha penerbitan, serta Pemilihan Ketua IKAPI DKI Jakarta Periode 2026-2031.
Ketua Panitia Pelaksana Musda, Abdul Hakim, menjelaskan semua anggota berhak mencalonkan dan dicalonkan sebagai Ketua IKAPI DKI Jakarta yang baru sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang berlaku. Pendaftaran bakal calon ketua dimulai tanggal 8 hingga 12 Januari 2026 di Sekretariat IKAPI DKI Jakarta.
โSetiap bakal calon atau pihak yang mendukung pihak lain sebagai bakal calon wajib mengisi formulir pendaftaran dengan melampirkan dokumen persyaratan seperti bukti kepemilikan badan usaha penerbitan, surat dukungan dari beberapa penerbit, surat tanda bukti keanggotaan IKAPI yang masih aktif, serta dokumen diri lainnya,โ kata Abdul Hakim dalam rilis yang diterima gontornews.com.
โNantinya setiap bakal calon ketua diberi kesempatan menyosialisasikan diri kepada seluruh anggota IKAPI DKI Jakarta melalui berbagai media untuk mendapat dukungan. Pemilihan ketua akan berlangsung sebanyak satu putaran dengan melihat jumlah dukungan suara. Setiap anggota IKAPI memiliki satu hak suara untuk memilih,โ sambungnya.
Abdul Hakim mengajak seluruh anggota IKAPI DKI Jakarta untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta Musda. Pendaftaran berlangsung hingga tanggal 27 Januari 2026, melalui daring ataupun langsung di sekretariat IKAPI DKI Jakarta.
Hakim menyebutkan, Musda merupakan wahana yang tepat bagi anggota untuk menyampaikan beragam usulan dan ide bagi kemajuan industri penerbitan. Melalui Musda ini setiap anggota dapat menambah informasi dan wawasan dari para pakar penerbitan sekaligus bertukar pengalaman dengan sesama pengusaha penerbitan.
โDunia penerbitan saat ini menghadapi tantangan yang beragam. Karena itu pemilik usaha penerbitan perlu membangun kolaborasi yang lebih solid agar dapat bertahan dan berkembang dalam melayani kebutuhan masyarakat terhadap bahan bacaan yang berkualitas,โ ucap Abdul Hakim.
Ia pun berharap, para pemilik usaha penerbitan dapat menggali informasi dari banyak narasumber yang mereka undang dalam Musda IKAPI di akhir Januari tersebut.
โNarasumber dalam Musda ini sangat beragam mulai dari kalangan praktisi, akademisi, perwakilan Pemerintah, termasuk anggota DPR yang menyusun regulasi industri penerbitan Indonesia,โ tutup Hakim. [Mohamad Deny Irawan]





















