pesanan-majalah-edisi-khusus
27 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 2 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Gawang Tak Pernah Salah

Oleh Muhamad Towil Akhirudin, Kaprodi Hukum Keluarga Islam Universitas Darunnajah

Mohamad Deny Irawan by Mohamad Deny Irawan
6 April 2026
in Kolom
0
Gawang Tak Pernah Salah

Gawang tidak Pernah Salah. (Ilustrasi)

Dalam sebuah pertandingan sepak bola, gawang merupakan titik koordinat yang paling jujur. Ia tegak berdiri di antara dua tiang dan satu palang, menjadi saksi bisu dari seluruh drama, keringat, dan ambisi yang tumpah di lapangan hijau. Gawang memiliki dimensi yang tetap, tidak pernah mengecil saat ditekan, dan tidak pernah bergeser meski bola meluncur deras ke arahnya.

Namun, ada sebuah anomali pemikiran yang sering muncul dalam kehidupan berorganisasi maupun kepemimpinan kita: ketika kegagalan terjadi berkali-kali, kita justru lebih sibuk menyalahkan “gawang” ketimbang mengevaluasi siapa yang menjaganya.

Gawang sebagai Simbol Integritas Sistem

Secara filosofis, gawang adalah representasi dari standar, visi, dan integritas sebuah sistem. Dalam dunia pendidikan, gawang bisa berarti standar kelulusan atau kualitas riset. Dalam birokrasi, ia adalah pelayanan publik yang bersih. Dalam bisnis, ia target kepuasan pelanggan. Sifat gawang yang statis dan objektif sebenarnya merupakan sebuah anugerah, karena ia memberikan kepastian mengenai apa yang disebut sebagai keberhasilan dan apa yang disebut sebagai kegagalan.

Namun, manusia modern cenderung mencari jalan pintas melalui relativisme. Ketika sebuah lembaga gagal mencapai target, sering kali yang dilakukan bukan meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya, melainkan menurunkan standar targetnya. Inilah yang kita sebut sebagai “menggeser gawang”. Kita memanipulasi angka, mengubah indikator keberhasilan menjadi lebih rendah, atau menciptakan narasi pembelaan agar kegagalan terlihat seperti keberhasilan yang tertunda. Padahal, gawang tak pernah salah. Jika bola lewat di bawah mistar, maka terjadilah gol. Sesederhana itu.

BACA JUGA

Metode Pendidikan dan Pembinaan Santri Melalui Lisaanul Haal

Dari Santri Menjadi Guru: Transisi Identitas di Era Digital

Tiga Pilar Penting dalam Pengelolaan Pesantren: Mesin, Karoseri, dan Asesoris

Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Dilema Kiper: Antara Refleks dan Refleksi

Di depan gawang, berdiri seorang penjaga (kiper). Dialah benteng terakhir yang memikul beban harapan satu tim. Secara humanis, posisi kiper merupakan posisi yang paling sunyi sekaligus paling rentan. Seorang penyerang bisa gagal sepuluh kali dan dimaafkan hanya dengan satu gol di menit akhir, namun seorang kiper bisa bermain gemilang sepanjang laga dan dianggap gagal total hanya karena satu kali kebobolan.

Namun, disinilah letak ujian kedewasaan. Ketika gawang kebobolan, langkah pertama yang harus diambil bukanlah menyalahkan angin, menyalahkan liciknya bola, atau mengeluhkan luasnya gawang. Langkah pertama evaluasi diri. Apakah posisi berdiri sudah tepat? Apakah refleks sudah dilatih dengan maksimal? Ataukah fokus telah terpecah oleh sorak-sorai penonton yang tak relevan?

Dalam konteks kepemimpinan, seringkali kita menemukan figur-figur yang menolak untuk bercermin. Mereka merasa kebal terhadap evaluasi karena senioritas atau merasa telah berjasa di masa lalu. Padahal, kompetensi bukanlah sesuatu yang bersifat statis. Ia harus terus diasah. Jika seorang penjaga gawang berhenti belajar membaca arah bola, maka kebobolan demi kebobolan hanyalah masalah waktu. Kebobolan yang berulang merupakan sinyal kuat bahwa ada sesuatu yang usang dalam cara kerja kita.

Tanggung Jawab Pelatih: Ketegasan sebagai Bentuk Kasih Sayang

Jika kiper merupakan pelaksana, maka pelatih menjadi penentu arah. Pelatih merupakan personifikasi dari kepemimpinan strategis. Salah satu tugas terberat seorang pemimpin bukan hanya menyusun taktik, tetapi juga mengambil keputusan sulit mengenai personalia.

Ada sebuah fenomena yang sering menghambat kemajuan organisasi, yaitu rasa “pakewuh” atau sungkan yang berlebihan. Karena hubungan pertemanan yang lama atau rasa balas budi, seorang pelatih sering kali membiarkan kiper yang sudah sering kebobolan tetap berada di bawah mistar. Ini kesalahan fatal yang dibalut dengan etika yang keliru.

Ketegasan untuk mengganti personel yang sudah tidak lagi kompeten bukanlah bentuk kebencian. Sebaliknya, itu bentuk kasih sayang terhadap tim secara keseluruhan. Bayangkan perasaan pemain bertahan (bek) yang sudah jatuh bangun menghalau serangan, atau pemain depan yang sudah lari maraton untuk mencetak gol, namun semua usaha itu sia-sia karena kiper di belakang tidak mampu menangkap bola yang seharusnya bisa diamankan.

Membiarkan ketidakmampuan terus berada di posisi kunci merupakan bentuk ketidakadilan bagi mereka yang telah bekerja keras.

Budaya Organisasi dan Mitos Karismatik

Sering kali, gawang terus-menerus kebobolan karena kita terjebak dalam budaya organisasi yang terlalu mendewakan sosok. Kita sering merasa bahwa tanpa figur tertentu, “tim” akan hancur. Ini mitos karismatik yang sering kali menjadi tabir bagi inefisiensi.

Dalam perspektif sosiologi kelembagaan, sistem yang sehat yaitu sistem yang tidak bergantung pada satu individu, melainkan pada mekanisme evaluasi yang berjalan otomatis. Jika seorang kiper sudah tidak layak, sistem harus memiliki keberanian untuk melahirkan pengganti. Regenerasi bukanlah pengkhianatan terhadap sejarah, melainkan cara terbaik untuk menghormati masa depan.

Kita harus mulai belajar bahwa “kursi” jabatan atau posisi fungsional merupakan amanah yang sifatnya dinamis. Ia bukan hak milik abadi. Jika kita tidak lagi mampu menjaga amanah tersebut dengan standar yang telah ditetapkan (gawang), maka mundur atau diganti merupakan tindakan yang paling terhormat. Mengundurkan diri karena menyadari keterbatasan diri merupakan puncak dari kejujuran seorang profesional.

Mentalitas Pemilik (Ownership)

Naskah ini bukan ingin menyudutkan individu, melainkan ingin mengajak kita semua untuk memiliki mentalitas “pemilik” terhadap setiap peran yang kita emban. Gawang yang bersih dari kebobolan merupakan kebanggaan bersama. Namun, ia hanya bisa dicapai jika setiap orang dalam tim, mulai dari kiper hingga pelatih, sepakat bahwa standar tidak boleh dikompromi.

Kejujuran intelektual harus dikedepankan. Kita harus berani mengatakan “tidak sanggup” jika memang beban tersebut sudah melampaui kapasitas kita, daripada terus memaksa bertahan sambil merusak sistem dari dalam. Sebaliknya, bagi mereka yang memegang otoritas, keberanian untuk melakukan perombakan menjadi syarat mutlak bagi keberlangsungan sebuah misi besar.

Kembali ke Marwah

Dunia sepak bola memberikan pelajaran hidup yang sangat murni: hasil akhir tidak bisa dimanipulasi. Papan skor akan menunjukkan angka yang jujur di akhir pertandingan. Begitu pula dengan kehidupan dan pekerjaan kita. Sejarah tidak akan mencatat seberapa hebat kita membangun narasi pembelaan, tetapi sejarah akan mencatat apakah gawang kita terjaga dengan baik atau tidak.

Maka, mari berhenti menyalahkan situasi. Berhenti menunjuk bola yang terlalu bulat atau gawang yang terlalu lebar. Mari kembali ke dasar. Evaluasi diri, tingkatkan kompetensi, dan jika saatnya tiba, miliki keberanian untuk melakukan pergantian. Karena pada akhirnya, tim yang menang bukan tim yang paling jago bersilat lidah, melainkan tim yang paling disiplin menjaga gawangnya agar tetap suci dari kebobolan.

Gawang tak pernah salah. Ia hanya pengingat bahwa di lapangan kehidupan, hanya mereka yang mau berbenah yang layak untuk terus menjaga harapan. []

Tags: KepemimpinanmentalitasOrganisasiSistem
Share46Tweet29Send
Previous Post

Halal Bihalal SIT Insantama Leuwiliang: Saling Memaafkan dan Bersama dalam Kebaikan

Next Post

Apresiasi Penandatanganan Perpres Ditjen Pesantren, HNW: Itu Untuk Kuatkan dan Majukan Pesantren

Mohamad Deny Irawan

Mohamad Deny Irawan

Reporter Media Online Gontornews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

25 July 2026
Ratusan Santriwati Unjuk Kepiawaian dalam Apel Tahunan Al-Imtinan Putri Riau

Ratusan Santriwati Unjuk Kepiawaian dalam Apel Tahunan Al-Imtinan Putri Riau

25 July 2026
Jadi Tuan Rumah Idul Khotmi Nasional ke-234, Pimpinan Al-Amien Prenduan Tekankan Tetap Berdiri di Atas dan untuk Semua Golongan

Jadi Tuan Rumah Idul Khotmi Nasional ke-234, Pimpinan Al-Amien Prenduan Tekankan Tetap Berdiri di Atas dan untuk Semua Golongan

26 July 2026
Gali Potensi dan Karakter Santri Lewat Sidik Jari: Pesantren Darul Muttaqien Parung Gandeng Primagen Genetic Mapping Program

Gali Potensi dan Karakter Santri Lewat Sidik Jari: Pesantren Darul Muttaqien Parung Gandeng Primagen Genetic Mapping Program

25 July 2026
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

0
UIN Jakarta Kenalkan Prodi Agribisnis yang Tak Sekadar Bertani

UIN Jakarta Kenalkan Prodi Agribisnis yang Tak Sekadar Bertani

0
Bangun Generasi Muda Palestina, BAZNAS RI Salurkan Beasiswa Rp22 Miliar

Bangun Generasi Muda Palestina, BAZNAS RI Salurkan Beasiswa Rp22 Miliar

0
Sakinah Finance Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Generasi Muslimah di Kampus Aisyah binti Abu Bakar Bogor

Sakinah Finance Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Generasi Muslimah di Kampus Aisyah binti Abu Bakar Bogor

0
Gali Potensi dan Karakter Santri Lewat Sidik Jari: Pesantren Darul Muttaqien Parung Gandeng Primagen Genetic Mapping Program

Gali Potensi dan Karakter Santri Lewat Sidik Jari: Pesantren Darul Muttaqien Parung Gandeng Primagen Genetic Mapping Program

0
Sakinah Finance Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Generasi Muslimah di Kampus Aisyah binti Abu Bakar Bogor

Sakinah Finance Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Generasi Muslimah di Kampus Aisyah binti Abu Bakar Bogor

29 July 2026
Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

29 July 2026
Bangun Generasi Muda Palestina, BAZNAS RI Salurkan Beasiswa Rp22 Miliar

Bangun Generasi Muda Palestina, BAZNAS RI Salurkan Beasiswa Rp22 Miliar

27 July 2026
UIN Jakarta Kenalkan Prodi Agribisnis yang Tak Sekadar Bertani

UIN Jakarta Kenalkan Prodi Agribisnis yang Tak Sekadar Bertani

27 July 2026
Rumah Sehat BAZNAS Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Brebes

Rumah Sehat BAZNAS Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Brebes

26 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Ada momen yang bisa diulang, ada pula yang hanya terjadi sekali dalam sejarah. Jangan lewatkan kesempatan memperkenalkan usaha Anda pada Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Link Pendaftaran :
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg#majalahgontor #gontornews #walisantrigontor #gontor
  • Kesempatan yang Tidak Datang Dua KaliJadilah bagian dari Edisi Khusus Majalah Gontor September 2026 dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Kami mengundang Wali Santri Gontor yang memiliki usaha untuk memperkenalkan produknya kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia melalui edisi koleksi yang akan menjadi bagian dari sejarah.πŸ“Œ Kontribusi seikhlasnya
πŸ“Œ Syarat: Anak masih aktif sebagai santri Gontor
πŸ“Œ Pendaftaran hanya sampai 7 Agustus 2026Kirimkan:
βœ… Logo Usaha
βœ… Foto Produk
βœ… Deskripsi Singkat
βœ… Website/Sosial Media (jika ada)πŸ“² Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mgπŸ“ž Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479#majalahgontor #100tahungontor #walisantri #pengusahamuslim #gontornews #pesantrengontor #gontor
  • EDISI KHUSUS SPESIAL 100 TAHUN GONTOR TELAH TERBIT! ✨Perjalanan satu abad tidak datang dua kali.πŸ“– Majalah Gontor Edisi Juli & Agustus 2026 hadir sebagai bagian dari koleksi bersejarah 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Mengangkat perjalanan, gagasan, dan kontribusi Gontor dalam membangun peradaban, dua edisi ini layak menjadi koleksi bagi setiap keluarga besar Gontor.Jangan menunggu sampai stok habis.
πŸ“š Pesan sekarang:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah🌐 www.gontornews.com#majalahgontor #100tahungontor #gontor #pondokmoderngontor #mediaperekatumat #unidagontor #keluargabesargontor #alumnigontor #walisantrigontor #koleksibersejarah
  • Dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Gontor membuka kesempatan bagi 100 UMKM milik wali santri untuk menjadi bagian dari Edisi Khusus September 2026.πŸ“Œ Yang ditampilkan:
βœ… Logo/Nama Usaha
βœ… Foto Produk
βœ… Deskripsi Singkat
βœ… Website/Media Sosial (jika ada)πŸ’š Kontribusi seikhlasnya
⚠️ Kuota hanya 100 UMKM.Jadilah bagian dari edisi koleksi bersejarah yang akan dibaca dan disimpan oleh keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.πŸ“² Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mgπŸ“ž Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Bulan Agustus Spesial 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan!πŸ“– Edisi Juli βœ…
πŸ“– Edisi Agustus βœ…
πŸ“– Edisi September πŸ”œπŸ“² Pesan sekarang:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah
  • PRODUK ALUMNI GONTOR, INI MOMEN YANG TIDAK AKAN TERULANG!September 2026 bukan sekadar edisi biasa.Ini adalah Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang dicetak dengan penambahan oplah terbesar dan diprediksi menjadi salah satu edisi yang paling banyak dicari karena merupakan bagian dari koleksi langka Spesial 100 Tahun Gontor.Ini bukan hanya beriklan.
Ini adalah membangun kepercayaan, memperkuat brand awareness, dan menjadi bagian dari sejarah 100 Tahun Gontor.βœ… Mengapa harus ikut?πŸ“ˆ Penambahan oplah cetak dalam jumlah besar.
🎯 Menjangkau keluarga besar Gontor, pesantren alumni, wali santri, simpatisan, dan masyarakat luas.
πŸ“– Edisi koleksi yang akan disimpan bertahun-tahun, sehingga iklan Anda memiliki nilai eksposur yang jauh lebih panjang dibanding promosi digital yang cepat berlalu.🀝 Momentum terbaik untuk memperkenalkan usaha Anda kepada pasar yang loyal dan memiliki ikatan emosional kuat dengan Gontor.⏳ SPACE IKLAN SANGAT TERBATASBatas pendaftaran hingga 15 Agustus 2026 atau lebih cepat jika seluruh space telah terisi.πŸ‘‰ Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/iklan-magonπŸ“ž Informasi
0813-1510-6479
0877-8707-2412"Dalam bisnis, yang paling mahal bukan biaya promosi, tetapi kesempatan yang terlewat."
  • ✨ Seabad Mendidik Bangsa. Kini saatnya menjadi bagian dari sejarah.πŸ“– Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor – September 2026 hadir mengangkat kisah sukses ribuan Pondok Alumni Gontor yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.⏳ Stok terbatas! Jangan menunggu sampai stok menipis.πŸ›’ Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontor #gontornews #pondokmoderngontor #pesantren #pondokalumni #pesansekarang
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.πŸ“š Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.πŸ“² Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.πŸ“– Edisi Juli βœ…
πŸ“– Edisi Agustus βœ…
πŸ“– Edisi September πŸ”œπŸ”₯ Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.πŸ“² Pesan sekarang:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result