Ponorogo, Gontornews — Menjelang prosesi sakral Wisuda Angkatan ke-46, jajaran pimpinan Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor menggelar program Muaskar, sebuah karantina pembekalan intensif bagi para calon wisudawan agar memiliki kesiapan paripurna sebelum terjun ke tengah masyarakat. Pada Muaskar kali ini, Forum Bisnis (FORBIS) IKPM Gontor hadir secara khusus untuk memberikan materi strategis seputar dunia usaha, program magang, hingga pemetaan realitas industri global saat ini.
“Pembekalan bagi calon wisudawan ini dimaksudkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat berbasis pesantren,” ujar Sekretaris Jenderal FORBIS IKPM Gontor, David Rusdianto dirilis laman forbis.id.
Sekitar 250 calon wisudawan menghadiri acara lintas program studi ini. Kehadiran mereka ini menjadi bukti besarnya antusiasme generasi muda Islam dalam menyongsong kemandirian ekonomi pascakelulusan.
Ia menuturkan, fokus utama pembekalan dalam Muaskar ini yaitu membongkar paradigma lama tentang dunia kerja dan menanamkan entrepreneurial mindset (mentalitas pengusaha) yang kuat. “Lulusan UNIDA diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja (job seeker), tetapi juga mampu bertransformasi menjadi penyedia lapangan kerja (job creator),” paparnya.
Selain pemaparan teori metakognisi kewirausahaan, delegasi FORBIS juga membuka wawasan praktis mengenai peta industri modern yang tengah berkembang di luar pesantren saat ini.
Tak sekadar memberikan teori di atas kertas, FORBIS memfasilitasi program magang riil di berbagai lini perusahaan milik alumni Gontor di seluruh Indonesia. Langkah ini merupakan jembatan emas bagi para alumni muda untuk menyerap ilmu bisnis praktis secara langsung dari para mentor.
Sesi sarasehan ini ditutup dengan diskusi interaktif, tanya jawab, serta sharing bisnis praktis. Poin krusial yang ditekankan oleh tim FORBIS kepada peserta yaitu tentang impact atau kebermanfaatan.
“Bahwa ketika alumni UNIDA Gontor memutuskan untuk terjun dan sukses berbisnis, esensi utamanya bukanlah sekadar menumpuk materi pribadi, melainkan seberapa besar dampak dan nilai maslahat yang bisa mereka kontribusikan untuk kejayaan ekonomi umat dan bangsa,” kata David Rusdianto.

Selain David, pada sarasehan pembekalan ini, FORBIS menerjunkan langsung delegasi inti dari Tim Kesekjenan untuk mengawal jalannya pembekalan. Kehadiran para pengusaha senior ini sebagai bentuk komitmen total organisasi terhadap kaderisasi. Mereka di antaranya:
- Husen Sanusi (Wakil Sekretaris Jenderal FORBIS IKPM Gontor)
- Fauzi Iriyanto (Wakil Sekretaris Jenderal FORBIS IKPM Gontor)
- Irwan Budi Effendi (Wakil Sekretaris Jenderal FORBIS IKPM Gontor)
Secara bergantian, tim Kesekjenan ini berbagi peran secara taktis. Mulai dari bertindak sebagai pemateri utama, memberikan orientasi pengenalan organisasi FORBIS, hingga memandu jalannya sesi diskusi sebagai moderator yang interaktif. []





















