Teheran, Gontornews — Presiden Iran Hassan Rouhani, yang terpilih kembali untuk kedua kalinya, berjanji untuk membuat Iran lebih terbuka kepada dunia luar, dan memberikan kebebasan yang diinginkan rakyatnya.
Rouhani memastikan masa jabatan kedua setelah dia memenangkan pemilihan hari Jumat dengan lebih dari 57 persen suara. Saingan utamanya, Ebrahim Raisi, meraih 38 persen.
“Bangsa Iran memilih jalan interaksi dengan dunia, jauh dari kekerasan dan ekstremisme,” kata reformis berusia 68 tahun itu dalam sebuah pidato di televisi pada hari Sabtu (20/5).
“Hari ini, Iran siap untuk mempromosikan hubungannya dengan dunia berdasarkan rasa saling menghormati dan kepentingan nasional,” katanya seperti dikutip Aljazeera.
Pemilu tersebut dipandang oleh banyak orang sebagai putusan atas kebijakan Rouhani untuk membuka Iran ke dunia luar, termasuk kesepakatan nuklir 2015 yang membuat Iran luput dari sanksi internasional karena pembatasan program nuklirnya.
“Iran belum siap menerima penghinaan dan ancaman,” Rouhani melanjutkan.
“Ini adalah pesan terpenting yang diharapkan bangsa kita untuk didengar oleh semua, terutama kekuatan dunia.”
Sabtu malam puluhan ribu pendukungnya merayakan kemenangannya dengan turun ke jalan-jalan di pusat kota Teheran, menyalakan kembang api, bernyanyi dan menari sampai Ahad dini hari. [Rusdiono Mukri]



















