Ozamiz, Gontornews – Wali kota Ozamiz di Filipina, Reynaldo Parojinog Sr, tewas bersama istri, saudara laki-laki, dan saudara perempuannya di kawasan Barangays Baybay San Roque dan Baybay Santa Cruz pada hari Ahad (30/7). Tewasnya Reynaldo dan keluarga, disebut Kepala kepolisian Ozamiz, disebabkan akibat dugaan keluarga Reynaldo sebagai sumber narkoba ilegal di Ozamiz.
Dalam baku tembak tersebut, Kepolisian Nasional Filipina (PNP) berhasil mengamankan 1,4 juta Peso, tiga buah granat dan sebuah senjata api. Sedangkan, sejumlah besar sabu ditemukan di kediaman wakil Walikota Ozamiz yang saat ini ditahan pihak kepolisian setempat.
Sebelumnya, Presiden Filipina, Rodrigo Duterte menuduh keluarga Parjinog dan putrinya sebagai pengendali perdagangan narkoba di Mindanau. Meski belakangan, kedunya membantah tuduhan tersebut.
Parjinog merupakan walikota ketiga di Filipina masuk dalam catatan ‘harus dibunuh’ dalam operasi pemberantasan naroba di Filipina. Sebelumnya, wali kota Datu Saudi Ampatuan, Samsudin Dimaukom beserta 9 orang lainnya tewas dalam operasi antinarkoba di North Cotabato. Seminggu setelahnya, Wali kota Albuera Leyte, Rolando Espinosa mengalami hal serupa setelah tewas di dalam sel tahanannya. [Mohamad Deny Irawan]




















