Abuja, Gontornews — Sedikitnya 17 orang tewas dalam dua peristiwa bom bunuh diri yang dicurigai dilakukan oleh Boko Haram di sebuah pasar di timur laut Kota Biu.
Sebanyak 47 lainnya luka-luka dalam ledakan hari Sabtu itu. “Banyak di antaranya dalam kondisi kritis,” tulis Aljazeera dari ibukota Nigeria, Abuja.
Sebagian besar Biu terhindar dari pemberontakan Boko Haram, namun banyak daerah di sekitar kota itu telah diserang dalam beberapa kesempatan oleh Boko Haram.
“Ini adalah salah satu kasus yang telah kita lihat selama lima atau enam bulan terakhir ini.”
Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Namun, pejabat setempat meyakini serangan tersebut dilakukan oleh Boko Haram.
“Kami telah melihat mereka menargetkan titik-titik yang gampang diserang seperti tempat ibadah dan sekolah,” tulis Aljazeera.
PBB memperkirakan 20.000 orang telah tewas dan setidaknya 1,7 juta orang mengungsi sejak serangan Boko Haram di tahun 2009.
Militer Nigeria telah meningkatkan operasinya terhadap kelompok tersebut, namun serangan balik juga meningkat di timur laut negeri itu.
Pada awal September, Amnesty International menerbitkan sebuah laporan yang mengatakan bahwa Boko Haram bertanggung jawab atas setidaknya 400 kematian sejak April.
Selain itu United Nations Children’s Fund (UNICEF) melaporkan, lebih dari separuh sekolah di Borno ditutup. Akibatnya, jutaan anak tidak dapat mengikuti pelajaran karena ancaman Boko Haram. [Rusdiono Mukri]






















