Jakarta, Gontornews — Belum lama menjabat Menteri Eenergi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Anchandra Tahar tersandung berita tak sepap. Ada sumber menyebut dia berstatus warga negara ganda, Indonesia dan AS. Ini memunculkan rumor dia akan mundur atau dicopot dari jabatannya.
Adalah Katadata yang melansir berita bahwa Menteri ESDM Arcandra Tahar didera kabar tak baik. Ia dikabarkan telah menjadi warga negara Amerika Serikat (AS) sejak tahun 2012. Hal ini mencuatkan kemungkinan Archandra akan mundur atau dicopot dari jabatannya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Katadata, Archandra telah menjadi warga AS melalui proses naturalisasi pada Maret 2012. Kabar ini dibenarkan oleh sumber Katadata yang mengetahui persis masalah tersebut. “Info itu benar,” katanya, Sabtu (13/8).
Archandra memang sudah tinggal di AS sejak 20 tahun lalu. Pria kelahiran Padang, 10 Oktober 1970, ini mengambil program master jurusan Ocean Engineering di Universitas Texas A&M pada 1996. Selepas itu, Arcandra pun berkarier di negara tersebut.
Masalahnya, Indonesia tidak mengenal dwi kewarnegaraan atau warga negara ganda. Hal inilah yang mencuatkan kemungkinan Arcandra akan mundur atau dicopot dari jabatannya. Padahal, alumni ITB ini baru dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri ESDM menggantikan Sudirman Said pada Rabu dua pekan lalu (27 Juli 2016).
Informasi yang dihimpun Katadata, Arcandra telah menemui Presiden untuk menjelaskan persoalan ini di kompleks Istana Negara, Jakarta, pada Kamis sore (11/8) lalu. Opsi mundur atau pergantian Arcandra pun muncul dari pertemuan itu. “Isu ini sudah clear dengan RI 1 dan para pejabat lain yang berkepentingan,” kata orang dekat dan kerap mendampingi Arcandra setelah menjadi Menteri ESDM, seperti dikutip Katadata.[Dedi Junaedi]






















