Malang, Gontornews — Guru Besar Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang Prof Dr Imam Suprayogo mengatakan, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) selama ini sudah berkiprah memberikan model pendidikan Islam yang khas Indonesia. Kalau bangsa ini ingin mencari model pendidikan khas Indonesia, Gontor sudah memberikan contoh ilmu pendidikan Islam khas Gontor.
“Gontor yang sudah 90 tahun itu sudah bisa dijadikan bukti bahwa inilah sesungguhnya pendidikan Islam yang bisa menjawab zaman modern dan masa depan,” paparnya.
Trimurti, pendiri Pondok Modern Gontor yaitu KH Imam Zarkasyi, KH Ahmad Sahal dan KH Zainuddin Fanani, lanjut Prof Suprayogo, telah berijtihad untuk bisa menjawab problematika dunia pesantren. Kalau dulu pesantren dianggap ketinggalan, kumuh, tidak maju dan banyak masalah, maka Gontor bisa memberikan solusi terhadap kesan yang kurang maju yang dialami pesantren pada umumnya di Indonesia.
“Jadi Gontor memprakarsai pembaruan pesantren di Indonesia,” ujar Suprayogo kepada Gontornews.com.
Sejalan dengan hal ini, menurutnya, kehadiran Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor juga harus mengikuti apa yang telah dilakukan oleh perintis Gontor. Kalau sekarang orang banyak yang mengeluh tentang keberadaan perguruan tinggi, baik S1 maupun S2, maka semestinya kehadiran UNIDA Gontor bisa menyelesaikan problematikan di perguruan tinggi.
“Orang bertanya pendidikan Islam yang modern seperti apa, jawabnya Gontor. Artinya para perintis Gontor telah memberikan jalan keluar terhadap kebuntuan pendidikan pada saat itu dan sekarang,” terang mantan Rektor UIN Maliki Malang ini.
Maka lanjutnya, Gontor harus dicontoh dalam semua bentuk pendidikannya di Indonesia. Gontor adalah lembaga pendidikan yang dirintis oleh orang yang paham tentang lembaga pendidikan tinggi yang seharusnya.
“Gontor jangan ke mana-mana kalau ingin mendirikan perguruan tinggi. Gontor harus dicontoh, UNIDA Gontor harus memberi contoh kepada yang lain,” tandasnya.
Untuk diketahui, Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo yang berdiri pada tahun 1926 akan menggelar acara kesyukuran 90 tahun Gontor. Momen yang digelar pada 20 Agustus s/d 19 September 2016, ini akan diisi berbagai kegiatan, di ataranya acara sujud syukur, reuni akbar alumni PMDG, pentas Darussalam All Star Show, dan resepsi kesyukuran 90 tahun.
Di samping itu, acara bertema “Mengestafetkan Nilai-nilai Perjuangan untuk Kemuliaan Umat dan Bangsa”, ini juga dimeriahkan aneka perlombaan, workshop, pameran produk alumni, tabligh akbar, dialog internasional, serta napak tilas perjalanan Trimurti. [Ahmad Muhajir/Rus]




















